PKB Gresik Buka Kantornya untuk Warga, Setiap Hari Jumat Masyarakat Bisa Curhat dan Wadul
Januar May 02, 2026 09:14 AM

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Warga di Kabupaten Gresik yang ingin sambat langsung bisa datang ke kantor Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik.

Kantor yang berada di Jalan RA Kartini No. 162 Kabupaten Gresik membuka ruang diskusi melalui Program Hari Fraksi.

Dalam pelaksanaannya, setiap hari Jumat seluruh anggota Fraksi PKB DPRD Gresik akan bergiliran hadir di kantor DPC mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Warga dapat datang langsung untuk menyampaikan keluhan maupun aspirasi yang kemudian akan dicatat dan diproses lebih lanjut.

Ruang ini membuka komunikasi dua arah dengan masyarakat yang lebih efektif, Jum'at (1/5/2026). Program ini menetapkan hari Jumat sebagai momentum bagi masyarakat bertemu langsung dengan anggota fraksi PKB di DPRD Gresik untuk menyampaikan "Sambatan" (aduan).

Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Ketua Umum PKB yang mendorong perubahan pola kerja partai.

Baca juga: Regenerasi PKB Tuban, Gen Y dan Perempuan Dibidik Perkuat PAC

"Ini sesuai dengan perintah ketua umum PKB. Ada perubahan besar dalam pola kerja internal kami. Salah satunya menetapkan hari Jumat sebagai Hari Fraksi, dimana seluruh anggota fraksi memiliki kewajiban untuk berkantor di DPC PKB Gresik guna menerima, menyerap, dan mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat," kata dia.

Menurut pria asal Wringinanom ini, langkah tersebut tidak sekadar menjadi forum serap aspirasi, tetapi juga bagian dari pendekatan baru partai yang menekankan kehadiran nyata di tengah masyarakat.

Qodir menyebut, anggota fraksi tidak cukup hanya mendampingi atau mengedukasi, tetapi harus benar-benar membersamai masyarakat dalam menghadapi persoalan, mulai dari persoalan pemerataan pendidikan hingga akses layanan kesehatan.

"Mekanisme tindaklanjutnya, Ketua Fraksi akan melakukan pemetaan mana aspirasi yang bisa langsung ditindaklanjuti untuk bisa dikomunikasikan ke pemerintah. Dan mana yang dibawa temen-temen Komisi untuk dilakukan pemetaan pengklasifikasian, kemudian ini akan menjadi materi perjuangan temen-temen di Fraksi yang akan dikomandani oleh Ketua Fraksi," terangnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik, Imron Rosyadi, menambahkan, bahwa setiap aduan yang masuk akan melalui tahapan registrasi dan pemetaan.

Aspirasi tersebut kemudian diklasifikasikan berdasarkan kewenangan, apakah dapat langsung ditindaklanjuti atau perlu dikomunikasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Dari pencatatan yang dilakukan petugas fraksi, akan ditindaklanjuti dalam bentuk program. Jika memungkinkan, akan langsung dikomunikasikan dengan OPD teknis," jelasnya.

Ia menambahkan, kantor DPC PKB Gresik ke depan akan bertransformasi menjadi rumah aspirasi bagi masyarakat. Selain layanan tatap muka, PKB juga menyiapkan penguatan platform digital untuk mendukung layanan.

Melalui platform tersebut, masyarakat yang menyampaikan aduan dapat memantau perkembangan penanganan masalahnya secara langsung. Setiap laporan akan terdokumentasi dan dapat ditelusuri, sehingga tidak ada aspirasi yang terabaikan.

"Jadi kita nanti ada record aspirasinya. Si A ini menyampaikan persoalan akan sampai kemana, itu bisa ditracking di sosmed kami. Jadi masyarakat yang mengadu bisa mentracking persoalannya," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.