BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyanyi Dewi Perssik sudah habis kesabaran setelah isu dirinya meninggal kembali mencuat.
Bukan kali pertama nama Dewi Perssik mencuat dalam isu miring.
Untuk kesekian kalinya Ia diisukan meninggal dunia.
Kabar yang kini sudah dipastikan hoaks itu ramai di media sosial khususnya Tiktok beberapa hari belakangan.
Tak mau lagi tinggal diam, wanita yang akrab disapa Depe itu akhirnya memutuskan mengambil tindakan hukum.
"Baru rencana mau melaporkan, kemarin aku sudah bilang sama Bang Sandy (kuasa hukum), sebenernya kemarin kan aku dapat panggilan polisi sebagai saksi untuk kasus yang Facebook."
"Cuman maunya itu sekaligus boleh nggak aku laporin ini," ungkap Dewi Perssik, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (2/5/2026).
Ia pun dibuat geram oleh pemilik akun tersebut yang turut membicarakan kronologi dirinya meninggal dunia.
"Dia orang itu tiga hari berturut-turut banyak beberapa akun yang melakukan live terus membicarakan tentang kronologi meninggalnya saya."
"Kan gila ya, orang saya masih hidup diomongin mati," terang mantan istri Saipul Jamil itu.
Baca juga: Ammar Zoni Akhirnya Ambil Keputusan Usai Divonis 7 Tahun Penjara, Isi Surat Pernyataan Dibeberkan
Untuk saat ini, Depe mengaku, masih mempertimbangkan apakah dirinya akan melaporkan perkara tersebut atau tidak.
"Sebenarnya aku nggak pengin melaporin itu tapi kesel."
"Kita lihat nanti lah apakah hatiku benar-benar sampai ini deh, karena aku sebel banget," ujar Depe.
Sebelumnya, Dewi Perssik telah melaporkan seseorang yang mencatut namanya untuk membuat akun Facebook sampai centang biru atau terverifikasi.
Dewi Perssik melaporkan Orang pencatut namanya untuk membuat akun Facebook sampai centang biru di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).
Didampingi Sandy Arifin sebagai penasehat hukum, Dewi Perssik pun dengan pasti ingin memenjarakan orang pencatut namanya ke polisi.
Setelah menghadap petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Sandy Arifin tim penasehat hukum Dewi Perssik mengklaim laporan kliennya sudah diterima.
"Alhamdulillah sudah konsultasi dan kemudian data-data yang kami bawa sudah dinyatakan lengkap, berikut juga ada saksi yang memang juga mengetahui. Jadi sudah resmi membuat laporan polisi," kata Sandy Arifin.
Sandy mengatakan, kliennya menjerat terduga pelaku pencatutan namanya dengan Pasal 35 Undang-Undang ITE terkait manipulasi data.
"Di mana seolah-olah Facebook tersebut adalah milik klien kami dan dari situ mereka diduga dapat mengambil keuntungan atau merugikan klien kami," ucap Sandy Arifin.
"Untuk ancaman hukuman itu kurang lebih 10 tahun," pungkasnya.
Pedangdut Dewi Perssik mendapat nyinyiran netizen saat membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat.
Dewi Perssik menjadi salah satu publik figur yang kerap menjadi perbincangan setiap memasuki momen lebaran Idul Fitri.
Bukan tanpa sebab, pasalnya bahwa Dewi Perssik kerap membagikan sejumlah uang pada masyarakat.
Dalam video yang beredar di media sosial pada Sabtu (21/3/2026), terlihat pemilik nama asli Dewi Murya Agung itu membagikan THR kepada warga di kampung halamannya, Jember, Jawa Timur.
Di tengah viralnya video tersebut, sebagian netizen justru menyoroti nominal THR yang diberikan, yakni Rp15 ribu per orang.
Tak sedikit komentar yang menganggap jumlah tersebut terlalu kecil jika dibandingkan dengan status Dewi Perssik sebagai artis papan atas.
Momen Depe sapaan akrabnya, membagikan THR kepada warga Jember juga diunggah oleh salah satu akun gosip di Instagram.
Unggahan video tersebut pun menuai beragam komentar dari netizen yang menyaksikannya.
"Yang nyinyir udh ngasih berapa emang sama tetangga nya.. Heran gw," komentar netizen.
"Lah itu ada beras woyyy emang org sini mikirnya cm duit duit sja," komentar netizen lainnya.
"Yang penting ikhlas," komentar netizen.
Di kolom komentarnya, Dewi Perssik turut memberikan klarifikasi mengenai niat baiknya dalam berbagi kepada warga kampung halamannya.
Pelantun lagu Mimpi Manis ini mengungkapkan jumlah THR yang diberikan untuk warga Jember bukanlah sedikit, melainkan mencapai 8.400 orang.
"Gini ini kalau segala apa dinyinyirin, dikasih salah, nggak dikasih ya Allah dighibahin."
"Oke untuk kakak-kakak aku Rp20 jutaan, untuk ponakan-ponakan Rp2 jutaan, untuk tetangga Jakarta Rp400 ribu untuk 400 orang."
"Lalu untuk Jember 8.400 yaitu Rp15 ribu dan 5 kilo beras, sekian terima kasih," tulis Depe.
Tak sampai di situ, Dewi Perssik pun memberikan balasan menohok terhadap nyinyiran netizen.
"Kalau mau dapat puluhan juta atau jutaan jadi pegawaiku dulu," tulisnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)