Korban Diduga Dicekoki Miras hingga Pingsan, Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pemerkosaan di Cipondoh
Tita Rumondor May 02, 2026 02:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Seorang wanita di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang pria yang disebut merupakan temannya sendiri. 

Dugaan tindak pidana itu terjadi setelah korban diduga dipaksa mengonsumsi minuman keras hingga kehilangan kesadaran.

Kasus ini mencuat ke publik usai informasi mengenai peristiwa tersebut ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram Instagram @tangkot24jam. 

Dalam unggahan yang beredar, disebutkan korban tengah berkumpul bersama sejumlah rekannya pada malam hari.

Baca juga: DJP Hapus Denda Telat Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026

Korban Diduga Dicekoki Miras hingga Tak Sadarkan Diri

Di tengah pertemuan itu, korban diduga terus diberi minuman beralkohol sampai akhirnya tak sadarkan diri dan tergeletak di lantai. 

Dalam kondisi tidak berdaya, korban diduga menjadi sasaran tindakan asusila. 

Unggahan yang beredar juga menyebut pelaku bersama beberapa rekannya sempat berfoto sambil berpose di dekat korban.

Saat terbangun keesokan harinya, korban mengaku mengalami pendarahan pada area intimnya. 

Merasa telah menjadi korban kekerasan seksual, ia kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Modus Konsultasi di Ruangan, Kades di Pohuwato Malah Diduga Lecehkan Stafnya

Polisi Dalami Laporan, Terduga Pelaku Diburu

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit membenarkan adanya laporan terkait dugaan pemerkosaan tersebut. 

Laporan itu dibuat korban bersama kuasa hukumnya, dan kini kasusnya tengah dalam proses penyelidikan.

"Iya, korban sudah melaporkan, sesuai LP-nya, terlapor satu orang dengan inisial I," kata Parikhesit saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (2/5/2026).

Ia menjelaskan, penyidik saat ini masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri kronologi lengkap serta mengumpulkan alat bukti yang diperlukan. 

Sementara itu, pria berinisial I yang dilaporkan sebagai terduga pelaku diketahui melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat.

"Saat ini masih pendalaman. Untuk terlapor juga sedang dalam pengejaran," ucapnya.

Upaya konfirmasi yang dilakukan Kompas.com juga belum mendapat tanggapan. (*)

 

 

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.