Menilik Komunikasi 'Balas Budi' Prabowo Lepas Safari dan Joget di Monas
Darwin Sijabat May 02, 2026 04:11 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM  - Kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto dalam perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5/2026), memicu diskusi hangat di ruang publik. 

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Padjadjaran, Kunto Adi Wibowo, membedah fenomena ini sebagai bentuk diplomasi personal yang unik antara seorang presiden dengan basis massa pendukungnya.

Ini merupakan kali kedua Prabowo merayakan May Day bersama kaum pekerja sejak menjabat sebagai Presiden RI, setelah sebelumnya melakukan hal serupa di lokasi yang sama pada 1 Mei 2025.

Kunto menilai kehadiran rutin sang Presiden bukan sekadar agenda protokoler.

Melainkan simbol kuat "balas budi" kepada buruh, petani, dan nelayan yang menjadi pilar kemenangannya pada Pilpres 2024 lalu.

"Menurut saya, Pak Presiden sangat mendukung perjuangan buruh, dan Pak Prabowo juga menegaskan bahwa dia terpilih sebagai presiden karena dukungan dari buruh, nelayan, dan petani," ujar Kunto dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Sabtu (2/5/2026). 

"Ini kan sebagai balas budi Pak Prabowo terhadap kaum buruh."

Nostalgia Gaya Kampanye di Atas Panggung

Meski hadir sebagai kepala negara, gaya komunikasi Prabowo di panggung May Day 2026 justru mencuri perhatian karena kemiripannya dengan atmosfer kampanye pilpres. 

Baca juga: May Day di Monas: Presiden Prabowo Obral 5 Janji Sejahtera untuk Buruh

Baca juga: Duka di Balik Jas Putih: Kenangan Haru Dokter Myta Sebelum Berpulang di Jambi

Kunto menyoroti beberapa aksi spontan yang dianggap menunjukkan sisi emosional dan kegembiraan Prabowo saat bereuni dengan para konstituennya.

Beberapa momen yang menjadi sorotan antara lain:

Aksi Panggung: Presiden kembali memperlihatkan aksi joget khasnya yang sempat jarang terlihat.

Lepas Baju Safari: Di hadapan ribuan buruh, Prabowo melepas baju safarinya hingga hanya mengenakan kaus dalam V-neck berwarna hitam.

Candaan Politik: Melontarkan kelakar santai saat menyapa Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, di atas panggung.

Interaksi Massa: Membagi-bagikan kaus kepada kerumunan massa dari atas mobil Maung putih yang ia tumpangi.

"Yang menarik adalah ketika berpidato atau gaya komunikasi politik Pak Presiden di panggung May Day kemarin, ini lebih seperti kampanye Pilpres ya," papar Kunto. 

"Ini kan mengingatkan saya ketika kampanye Pilpres dan tampaknya Pak Prabowo sangat bahagia bertemu dengan konstituennya lagi."

Langkah ini dipandang sebagai upaya Prabowo untuk tetap menjaga kedekatan emosional dengan buruh, sekaligus menegaskan dukungan pemerintah terhadap perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia.

 

Baca juga: Berawal dari Curiga, Istri Bawa Pengacara Gerebek DK di Indekos Simpang IV Sipin

Baca juga: Dosen DK yang Digerebek Istrinya di Jambi Dicopot dari Jabatan Wakil Dekan UIN Sultan Thaha Jambi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.