TRIBUNGAYO.COM - Outside hitter asal Amerika Serikat, Giovanna Elisa Milana atau yang akrab disapa Gia Milana, menyampaikan pesan emosional usai menuntaskan satu musim bersama NEC Red Rockets di Liga Voli Jepang.
Pemain yang pernah menjadi tandem Megawati Hangestri Pertiwi saat membela Daejeon Red Sparks ini mengungkapkan rasa harunya melalui akun Instagram pribadi @Gia_day pada Jumat (1/5/2026).
Meski gagal membawa NEC Red Rockets melangkah ke final SV.League musim 2025–2026, performa Gia Milana tetap terbilang impresif.
Berdasarkan data dari svleague.jp, Gia mencatat total 665 poin sepanjang musim, dengan rincian 624 poin dari serangan, 31 poin blok, dan 10 ace serve.
Ia tampil dalam 48 pertandingan dengan total 143 set, serta mencatatkan rata-rata 4,65 poin per set.
Baca juga: Curahan Hati Megawati Hangestri Usai Juara Proliga 2026: Hai Mega, Banyak yang Meragukanmu
Statistik tersebut menunjukkan kontribusi signifikan Gia sebagai salah satu andalan tim, meskipun langkah NEC harus terhenti sebelum partai puncak.
Dalam unggahannya, pemain yang mengawali karier profesional di Universitas Maryland itu mengungkapkan kesan mendalam selama berseragam NEC Red Rockets.
"Setiap kali saya mengambil jersey ini untuk dimasukkan ke dalam tas pertandingan, hati saya dipenuhi rasa hormat dan kehormatan.
Tim ini jelas memiliki sejarah dan budaya yang kuat, dan saat saya mengingat kembali waktu saya bersama NEC,
saya ingat setiap hari memasuki gimnasium dengan perasaan diberkati, tidak peduli bagaimana perasaan pikiran atau tubuh saya hari itu.
Begitu saya melangkah masuk ke ruang ganti, saya selalu disambut dengan senyuman, tawa, dan terkadang bahkan pelukan spontan.
Hari-hari terburuk saya terlupakan dalam beberapa menit setelah memasuki gimnasium," tulis Gia.
Baca juga: Tiba-tiba Nama Megawati Hilang dari Roster Hyundai Hillstate, Batal ke Liga Voli Korea 2026?
Tak hanya itu, Gia Milana yang juga pernah membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2024 itu juga mengakui bahwa kompetisi di Jepang menjadi salah satu musim terpanjang sekaligus paling menantang dalam kariernya.
"Ini adalah musim terpanjang yang pernah saya mainkan dalam hidup saya. Lebih dari 50 pertandingan bukanlah hal yang mudah.
Saya sangat bersyukur bahwa bagian termudah adalah waktu yang saya habiskan bersama orang-orang yang sangat positif, konsisten, dan pekerja keras.
Kalian semua tidak akan pernah hilang dari ingatan saya, dan saya akan mengenang kalian dengan penuh cinta dan rasa syukur".
Gia Milana juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para penggemar serta seluruh tim dan staf yang telah menjadi bagian dari perjalanannya musim ini.
"Kepada para penggemar kami: terima kasih telah menjadi penonton yang menyenangkan. Saya suka bagaimana kalian semua menghargai upaya kedua tim dan keindahan sejati bola voli.
Saya benar-benar merasakannya di lapangan, dan itu mengembalikan kegembiraan saya dalam bermain bola voli.
Baca juga: Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Indonesia, Srikandi Merah Putih Hadapi Tantangan Baru
Untuk tim dan stafku: Aku sayang kalian semua dan tidak akan pernah melupakan waktu kita bersama. Kakakmu yang konyol dan gila, Gia," pungkasnya.
Kini, dengan berakhirnya musim di Jepang, masa depan Gia Milana menjadi salah satu yang dinantikan.
Termasuk peluangnya kembali berkarier di liga Asia yang tentu menarik untuk ditunggu, terutama jika kembali dipertemukan dengan Megawati di kompetisi yang sama.
(TribunGayo.com/Intan Mutia)