Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Menjelang akhir pekan, harga kopi arabika gayo di wilayah Kabupaten Bener Meriah terpantau naik tipis, Sabtu (2/5/2026).
Kondisi ini menjadi kabar baik bagi para petani di Bener Meriah yang saat ini mengingat masih berada dalam masa panen raya.
Informasi yang dihimpun TribunGayo.com jika harga kopi gayo jenis gelondong saat ini berada diharga Rp 24.000-25.000 per bambu.
Harga tersebut mengalami kenaikan tipis bila dibandingkan harga pekan sebelumnya dari harga sebelumnya yang berada di level Rp 22.000-23.000 per bambu.
Namun, perlu diketahui bahwa harga kopi Gayo di setiap wilayah di Bener Meriah bervariasi yang disebabkan oleh berbagai faktor.
Seorang pembeli kopi gelondongan di Kampung Simpang Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Bener Meriah, Khairuddin menyampaikan bahwa harga beli yang tertera pada pamflet saat ini berkisar antara Rp 24.000 hingga Rp 25.000 per bambu.
Menurutnya, harga tersebut tergolong meningkat sebagaimana terlihat pada spanduk atau label harga yang terpampang di sepanjang jalan.
Ia pun berharap meningkanta harga ini dapat terus bertahan hingga musim panen berakhir.
Hal ini agar kegiatan produksi serta penjualan tetap berjalan lancar tanpa kendala, mengingat saat ini buah kopi sudah mendekati masa akhir panen.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Bener Meriah: Murni dan London Bertahan
Baca juga: Prediksi Cuaca Bener Meriah Besok 2 Mei 2026 Dominan Cerah Berawan
Baca juga: Kemenkop Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Sembako untuk Pemulihan Ekonomi di Bener Meriah