Hardiknas 2026 di Sulut, Gubernur YSK Tekankan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Chintya Rantung May 02, 2026 06:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Provinsi Sulawesi Utara berlangsung penuh makna.

Tak sekadar seremoni tahunan, momen ini menjadi ajang refleksi arah dan masa depan pendidikan di daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, saat memimpin upacara di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (2/5/2026).

PENDIDIKAN - YSK menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat.
PENDIDIKAN - YSK menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Dalam sambutannya, Yulius menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan.

Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat.

“Pendidikan harus inklusif, bermutu, dan terus berkembang. Tidak boleh ada yang tertinggal, baik dari sisi akses maupun kualitas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pendidikan juga menjadi kunci dalam mendorong mobilitas sosial masyarakat. Dengan akses yang merata, peluang meningkatkan taraf hidup akan semakin terbuka lebar.

Pemerintah Provinsi Sulut, lanjut dia, menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas. Berbagai program terus dijalankan, mulai dari peningkatan sarana dan prasarana, digitalisasi pembelajaran, hingga peningkatan kualitas serta kesejahteraan tenaga pendidik.

Di tahun 2026, Pemprov Sulut mengalokasikan revitalisasi 248 satuan pendidikan. Program tersebut meliputi renovasi 247 sekolah dan pembangunan satu sekolah baru dengan total anggaran sekitar Rp231 miliar. Selain itu, distribusi perangkat teknologi seperti interactive flat panel (IFP) juga terus diperluas untuk mendukung sistem pembelajaran modern.

PENDIDIKAN - YSK menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat.
PENDIDIKAN - YSK menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

Dalam kesempatan itu, Yulius turut mengingatkan pentingnya nilai pendidikan yang berlandaskan filosofi Ki Hajar Dewantara, yakni asah, asih, dan asuh.

“Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman, berakhlak, terampil, dan memiliki tanggung jawab sosial. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah tantangan, terutama di wilayah kepulauan dan daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal infrastruktur pendidikan.

Karena itu, Yulius mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memajukan pendidikan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, orang tua hingga dunia usaha.

PENDIDIKAN - YSK menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat.
PENDIDIKAN - YSK menegaskan pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi menjadi fondasi utama untuk meningkatkan martabat masyarakat. (Tribun Manado/Rhendi Umar)

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Investasi hari ini akan menentukan masa depan Sulawesi Utara,” katanya.

Upacara Hardiknas 2026 berlangsung khidmat dan diikuti ratusan pelajar, kepala sekolah, serta pejabat daerah. Momentum ini diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.