TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso – Mantan anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso, Muhammad Shoheb, resmi bergabung dengan Partai Golkar.
Perpindahan tersebut ditandai secara simbolis melalui penyematan jaket Golkar dalam agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu (2/5/2026). Prosesi itu dilakukan oleh Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, bersama Ketua DPD Golkar Bondowoso, Ady Krisna.
Baca juga: 1.500 Aset Pemkab Bondowoso Belum Bersertifikat, Mayoritas Jalan Desa dan Kabupaten
Dalam sambutannya, Shoheb mengatakan keputusannya bergabung dengan Golkar dilandasi keinginan untuk terus berkarya di dunia politik.
“Sesuai dengan semboyan Partai Golkar, yang muda berkarya,” ujarnya.
Ia juga menampik anggapan bahwa langkah tersebut didorong ambisi politik jangka pendek, seperti maju dalam Pemilu 2029.
Baca juga: Pemerintah Daerah Bondowoso Beri 15.300 Buruh Tani Tembakau Jaminan Sosial
Peluang Politik Tetap Terbuka
Meski demikian, Shoheb tidak menutup kemungkinan untuk kembali ikut kontestasi dalam pemilihan legislatif mendatang. Ia menyebut peluang itu tetap ada, namun bukan menjadi tujuan utama saat ini.
Fokusnya, kata dia, adalah tetap berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya Bondowoso, melalui wadah baru bersama Golkar.
Baca juga: Warga akan Pasang Portal, Pengusaha Tebu di Tlogosari Bondowoso Sepakat Iuran untuk Perbaikan Jalan
Ady Krisna menyambut bergabungnya Shoheb sebagai tambahan kekuatan bagi partai. Namun, ia menekankan bahwa bergabungnya Shoheb bukan sekadar perpindahan partai, melainkan bagian dari proses masuk dan berkontribusi di Golkar.
“Kalau di Golkar, target menjadi anggota DPR itu nomor 28. Yang penting bekerja dan berkarya untuk masyarakat,” tambahnya.