Sosok Mantan Menantu dalam Kasus Pembunuhan Nenek Dumaris Sitio, Sering Dibantu, Kini Ikut Rampok
Ardhi Sanjaya May 02, 2026 06:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terungkap hubungan Anisa Florensia dengan Dumaris Deniwati Sitio (60). Anisa diduga menjadi dalang dalam pembunuhan dan perampokan yang menewaskan Dumaris Sitio.

Dumaris Sitio tewas dihantam balok kayu di rumahnya, Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Rabu (29/4/2026).

Aksi pembunuhan tersebut terekam kamera CCTV di dalam rumah.

Tampak di video ada empat orang yang masuk ke rumah terdiri dari dua wanitadan dua lelaki.

Satu dari empat pelaku diduga merupakan Anisa Florensia atau AF.

Dilihat dari video CCTV, tampak AF sempat mencium tangan Dumaris.

Ia kemudian berbincang dengan korban yang duduk di kursi.

Anisa tak sendiri, dia ditemani seorang wanita lain.

Tak berselang lama datang pria membawa balok kayu.

Dia langsung menghantam wajah dan kepala korban berulang kali.

Bahkan ketika Dumaris sudah terkapar, pelaku masih memukul korban.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir Iptu Dodi Vivino mengatakan kini tengah melakukan pencarian Anisa Florensia.

Baca juga: Tampang Pelaku Pembunuhan Nenek 60 Tahun di Pekanbaru, Mantan Mantu Terlibat, Jejak Anak Dicurigai

"Tim menjumpai abang kandung pelaku dan juga teman abang pelaku. Sempat kita amankan ke Polsek. Namun dari keterangan keduanya, tidak pernah bertemu pelaku," katanya.

Anisa sempat menikah dengan anak Dumaris Sitio pada 2022.

Pernikahan mereka hanya bertahan satu tahun.

Meski sudah cerai namun Dumaris masih menjaga hubungan dengan Anisa.

Korban bahkan sering membantu korban.

Awal April 2026 juga Anisa sempat mendadak menemui korban di rumah.

Baca juga: Nenek 72 Tahun di Subang Tewas Terikat Kerudung, Uang Rp30 Juta dan Emas 50 Gram Raib

Saat itu Dumaris Sitio justru kehilangan barang berharga.

Oleh karena itulah pihak keluarga memutuskan untuk memasak kamera pengawas CCTV di rumah.

Selain itu, polisi juga mengamankan anak kandung laki-laki korban, berinisial A. 

Lantaran, A datang dengan sepeda motor saat kejadian ke rumah korban.

A sempat masuk ke dalam rumah. Namun tak lama, keluar.

Dari hasil pemeriksaan sementara, A mengaku tidak mengetahuinya ibunya sudah meninggal dunia. Tapi polisi masih melakukan pemeriksaan intensif.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala.

"Pukulan benda tumpul itu menyebabkan pendarahan pada otak hingga berujung pada kegagalan fungsi vital otak," ungkap Dodi.

https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.