Cabor Padel Resmi Terbentuk di Kabupaten Kediri, Target Porprov Jatim 2027
Samsul Arifin May 02, 2026 07:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Isya Anshori

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Cabang olahraga padel resmi terbentuk di Kabupaten Kediri sebagai langkah awal pengembangan olahraga yang tengah naik daun di Indonesia.

Pembentukan kepengurusan ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan olahraga yang tengah naik daun tersebut, sekaligus menyiapkan atlet berprestasi di tingkat regional hingga nasional.

Pengukuhan pengurus padel Kabupaten Kediri mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk pengurus provinsi hingga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat. 

Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jawa Timur, Rudie Rusdianto menyampaikan bahwa perkembangan padel di wilayah Jatim menunjukkan tren yang sangat positif.

Baca juga: Padel Mulai Digemari di Kediri, Wali Kota Vinanda Optimis Cetak Atlet Berprestasi untuk PON 2028

Fokus Pembinaan Atlet Menuju Porprov

"Padel mulai tumbuh di Jatim, ini pertumbuhan yang luar biasa. Dulu ekspektasi saya hanya di kota besar, sekarang bisa di kabupaten/kota daerah," katanya usai acara pengukuhan dan pelantikan PBPI Kabupaten Kediri di Padel Panjalu Club, Sabtu (2/5/2026). 

Menurutnya, perkembangan fasilitas harus diiringi dengan peningkatan kualitas atlet. Hal ini penting mengingat padel mulai dipersiapkan sebagai salah satu cabang yang akan dipertandingkan dalam ajang Porprov Jawa Timur 2027.

Rudie menegaskan bahwa pembinaan atlet menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh daerah. Ia berharap setiap daerah, termasuk Kabupaten Kediri, mampu mengirimkan perwakilan atlet dalam berbagai kejuaraan.

"Kita juga akan membentuk pembinaan atlet untuk kejuaraan dan mempersiapkan atlet untuk Porprov Jatim 2027," jelasnya.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa padel kini telah berkembang pesat di tingkat nasional bahkan mulai dilirik dalam ajang internasional seperti SEA Games.

Baca juga: Rayakan Ultah ke-36, HDCI Jatim Gelar Open Turnamen Padel di Kenjeran Surabaya

Jaring Atlet Muda dari Pelajar

Karena itu, ia mendorong seluruh daerah untuk serius menggarap olahraga ini, tidak hanya dari sisi fasilitas tetapi juga pembinaan atlet sejak dini.

"Ini perlu kerjasama di masing-masing daerah, termasuk di Kabupaten Kediri," ungkapnya. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua PBPI Kabupaten Kediri, dr. Lengkung Kusumo menyampaikan bahwa pihaknya akan mulai menjaring atlet dari kalangan pelajar dan mahasiswa sebagai langkah awal pembinaan.

"Pengukuhan ini semoga menjadi awal kami menjaring kompetisi pelajar dan mahasiswa, dengan harapan padel ini bukan hanya lifestyle tapi juga bisa menorehkan prestasi," katanya usai dikukuhkan menjadi ketua dalam masa bakti 2026-2030.

Lengkung juga menilai kehadiran cabor padel berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi daerah, terutama dari sektor pariwisata dan perhotelan.

Menurutnya, jika kejuaraan padel digelar secara rutin, maka akan menarik kunjungan dari luar daerah yang berdampak pada peningkatan okupansi hotel dan kunjungan wisata.

"Olahraga berbasis pariwisata ini bisa memberikan multiplier effect bagi ekonomi Kabupaten Kediri," tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyambut baik terbentuknya kepengurusan padel di daerahnya.

Hakim berharap cabor ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet baru yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kediri di berbagai ajang olahraga.

"Kami dari KONI siap mendukung apabila nanti ada kejuaraan di tingkat lokal, regional maupun Jatim," ujarnya.

Hakim juga menegaskan bahwa sinergi antara pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah dan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mengembangkan potensi atlet padel ke depan.

Dengan terbentuknya cabor padel ini, Kabupaten Kediri diharapkan mampu menjadi salah satu daerah yang aktif dalam mengembangkan olahraga baru sekaligus mencetak atlet berprestasi di masa mendatang.

"Selamat kepada para pengurus padel Kabupaten Kediri," tegasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.