TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung memastikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi masyarakat tetap berjalan, meski program Rumah Sakit Masuk Desa (Rusa Muda) untuk sementara waktu belum dilaksanakan.
Kepala Dinkes Tana Tidung, Mohamad Sarif mengatakan, pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah melalui skema pemeriksaan kesehatan gratis.
“Walaupun Rusa Muda belum berjalan, pelayanan kesehatan gratis tetap kita laksanakan melalui PKG,” ujar Mohammad Sarif kepada TribunKaltara.com, Sabtu (2/5/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat dapat langsung mengakses layanan tersebut di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat tanpa dibatasi waktu.
Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kaltara Belum Capai Target, Dinkes: Kendala Sosialisasi dan Akses
“Masyarakat bisa datang ke puskesmas atau faskes kapan saja untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” jelas Mohammad Sarif.
Selain itu, Dinkes Tana Tidung juga membuka peluang layanan jemput bola apabila masyarakat menginginkan pemeriksaan secara kolektif di suatu wilayah.
“Kalau ada permintaan dari masyarakat, misalnya 20 sampai 40 orang ingin diperiksa bersama, tenaga kesehatan kita bisa turun langsung ke lokasi,” terangnya.
Menurutnya, fleksibilitas layanan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Ia menambahkan, koordinasi dengan pemerintah desa juga terus dilakukan agar informasi terkait layanan PKG dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.
“Kami sudah sampaikan ke desa-desa, jika ada warga yang ingin melakukan pemeriksaan bersama bisa segera berkoordinasi dengan puskesmas,” ungkapnya.
Sarif menegaskan, meskipun konsep pelayanan berbeda dengan Rusa Muda yang menghadirkan layanan rumah sakit langsung ke desa, PKG tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Intinya pelayanan kesehatan tetap berjalan dan masyarakat tetap bisa mendapatkan pemeriksaan secara gratis,” katanya.
Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia untuk menjaga kondisi kesehatan sejak dini.
“Kami berharap masyarakat tetap aktif memeriksakan kesehatannya, karena layanan ini terbuka untuk semua,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti