SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Momentum peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 dimeriahkan dengan semangat sportivitas tinggi melalui gelaran Festival & Kejuaraan Disbudporapar Tahun 2026 yang melibatkan ratusan talenta muda dari berbagai pelosok daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur (Jatim), melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) secara resmi membuka ajang bergengsi ini sebagai wadah penjaringan bibit unggul atlet masa depan.
Kegiatan yang berlangsung maraton sejak 27 April hingga 7 Mei 2026 tersebut, diikuti oleh ratusan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat se-Kabupaten Lamongan.
Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar agenda seremoni tahunan. Menurutnya, ajang ini adalah bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Lamongan dalam membangun fondasi olahraga yang kuat di tingkat akar rumput.
“Festival ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga. Tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter yang kompetitif dan sportif,” tegas Rubikah kepada SURYA.co.id, saat meninjau jalannya pertandingan di GOR Sport Center Lamongan, Sabtu (2/5/2026).
Ia menambahkan, bahwa tingginya antusiasme peserta tahun ini menjadi sinyal positif. Pemkab Lamongan berharap, dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet muda yang mampu menembus level nasional hingga internasional, membawa nama harum Lamongan di kancah dunia.
Kejuaraan tahun 2026 ini menampilkan kompetisi yang beragam, mencakup olahraga prestasi modern hingga upaya pelestarian olahraga tradisional. Berikut adalah daftar cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan:
Fokus pada olahraga tradisional menjadi nilai tambah dalam gelaran ini, di mana pemerintah daerah berupaya menyeimbangkan antara prestasi modern dan identitas kultural.
Suasana di GOR Sport Center Lamongan terpantau sangat dinamis. Salah satu sorotan jatuh pada cabang bulutangkis kategori SD. Devan (10), atlet cilik kelas 4 SD, menunjukkan dominasinya dengan memenangkan babak penyisihan secara meyakinkan.
“Tadi pertandingannya seru, alhamdulillah bisa menang dua set langsung. Lawannya cukup berat, tapi saya tetap fokus,” ujar Devan dengan penuh percaya diri.
Siswa berbakat ini mengaku, telah menjalani persiapan intensif dan menargetkan podium juara pertama dalam ajang HJL kali ini.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi para atlet muda, Festival & Kejuaraan Disbudporapar 2026 telah menyiapkan berbagai bentuk penghargaan, mulai dari medali, piagam resmi hingga uang pembinaan yang diharapkan dapat memotivasi mereka untuk terus berlatih.
Bagi masyarakat yang ingin memberikan dukungan, pertandingan masih akan berlangsung hingga 7 Mei 2026 di beberapa lokasi titik olahraga di Lamongan. Pastikan untuk mematuhi arahan petugas di lokasi guna menjaga ketertiban selama acara berlangsung.