Eks PSG Beri Dukungan untuk Marc Klok, Kapten Persib Tak Rasis Saat Hadapi Bhayangkara FC
Lukman Adhi Kurniawan May 02, 2026 09:33 PM

INSTAGRAM/@KURZAWA
Layvin Kurzawa memberikan dukungan kepada kapten Persib Marc Klok yang dituduh melakukan rasisme saat melawan Bhayangkara FC.

BOLASPORT.COM - Layvin Kurzawa memberikan dukungan kepada Marc Klok yang dituduh melakukan aksi rasisme saat Persib Bandung melawan Bhayangkara FC.

Momen ini terjadi pada laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 di Stadion PKOR, Jumat (1/4)

Hendri Doumbia dianggap mengulur waktu pada saat Persib baru saja mencetak Klok.

Gelandang Maung Bandung tersebut meminta Doumbia segera melakukan kick-off agar pertandingan bisa dijalankan.

Klok mengaku bahwa dia mengatakan 'give me the ball back' saat itu kepada Hendri.

Sementara dari kubu Bhayangkara menilai kapten tim lawan menyebut 'black' yang menjurus kepada aksi rasisme.

Kurzawa menjelaskan bahwa dia menolak aksi rasisme yang terjadi di sepak bola.

Namun, dia yakin Klok masih profesional dan tidak melakukan serangan rasisme kepada pemain Bhayangkara.

Menurutnya, ini hanya kesalahpahaman yang terjadi karena tensi pertandingan yang memanas.

Apalagi, Maung Bandung membutuhkan kemenangan untuk bisa naik ke puncak klasemen.

"Saya menentang segala bentuk rasisme."

"Sepenuhnya mendukung kapten saya," tulis Layvin Kurzawa di Instagram.

Mantan pemain PSG ini mengakui bahwa dia cukup mengenal Klok baik di dalam dan luar lapangan.

Dia melihat bahwa kapten Maung Bandung tidak mungkin melakukan aksi kurang terpuji tersebut.

Hal ini tentu jadi kesalahan besar karena ada tanggung jawab membawa nama baik Persib di setiap laga.

Semua pemain tentu akan berjuang untuk bisa menentang aksi rasisme yang terjadi.

"Saya tahu siapa dia dan apa yang dia perjuangkan."

"Tidak ada tempat bagi rasisme, sama sekali," tegasnya.

Sementara itu, pihak Persib meminta tuduhan yang diberikan kepada pemainnya untuk bisa dibuktikan.

Pasalnya, masalah ini menyangkut nama baik Klok dan Maung Bandung karena isu rasisme cukup sensitif.

Mereka berharap ada pembuktian yang dilakukan kubu The Guardian agar masalah ini bisa selesai dengan baik.

"Persib menegaskan bahwa setiap tuduhan serius harus didasarkan pada fakta dan bukti yang jelas."

"Oleh karena itu, kami mendorong agar proses yang berjalan dilakukan secara objektif, transparan, dan adil oleh pihak yang berwenang," bunyi rilis Persib.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.