TRIBUNNEWS.COM – Kabar kepindahan bek muda berbakat, Tarik Muharemovic, ke Inter Milan kian mendekati kenyataan.
Pemain milik Sassuolo tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan kubu Nerazzurri untuk kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun, seperti yang dilaporkan La Gazzetta dello Sport.
Saat ini, proses negosiasi antara kedua klub masih terus berlangsung guna merampungkan detail akhir transfer, termasuk nilai kesepakatan dan skema pembayaran.
Jika tidak ada kendala berarti dalam tahap akhir ini, pengumuman resmi diyakini hanya tinggal menunggu waktu.
Menariknya, Muharemovic disebut lebih memprioritaskan bergabung dengan Inter ketimbang Juventus, yang sebelumnya juga menunjukkan minat serius untuk merekrut sang pemain.
Padahal, klub berjuluk Bianconeri tersebut masih memiliki klausul jual kembali sebesar 50 persen atas Muharemovic, yang berarti mereka tetap akan memperoleh setengah dari nilai transfer apabila sang pemain resmi dibeli Inter.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, nilai pasar Muharemovic saat ini berada di kisaran Rp347 miliar.
Namun, angka tersebut berpotensi meningkat seiring tingginya minat dari klub-klub besar serta performa konsisten yang ditunjukkannya sepanjang musim.
Potensi kepindahan Muharemovic ini juga diyakini akan membawa dampak langsung bagi bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Muharemovic berpeluang kehilangan tandem utamanya di lini belakang Sassuolo, yang selama ini menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas pertahanan tim.
Sepanjang musim ini, duet Idzes–Muharemovic menjadi salah satu kombinasi andalan di jantung pertahanan skuad asuhan Fabio Grosso.
Keduanya tercatat telah tampil bersama dalam 28 pertandingan di berbagai kompetisi, dengan kontribusi signifikan dalam menjaga keseimbangan lini belakang.
Baca juga: 2 Kemenangan Lagi, Jay Idzes Bisa Cetak Rekor Bersejarah Sassuolo di Serie A
Dari sisi performa individu, Muharemovic menunjukkan kedewasaan bermain yang cukup menonjol untuk usianya.
Muharemovic tampil disiplin dengan hanya mengoleksi sembilan kartu kuning sepanjang musim, sebuah catatan yang mencerminkan konsistensi serta kemampuan membaca permainan dengan baik sebagai seorang bek muda.
Bagi Inter, langkah mendatangkan Muharemovic bukan sekadar transfer biasa, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk melakukan regenerasi di sektor pertahanan.
Klub asal Milan tersebut tengah berupaya menyiapkan fondasi skuad masa depan agar tetap kompetitif di level domestik maupun Eropa.
Sementara itu, Sassuolo saat ini berada dalam posisi relatif aman di klasemen Serie A, dengan menempati peringkat ke-11 dan mengoleksi 46 poin dari 34 pertandingan.
Posisi tersebut membuat mereka jauh dari ancaman degradasi, namun kehilangan pemain kunci seperti Muharemovic tetap berpotensi memengaruhi keseimbangan tim.
Apabila transfer ini benar-benar terealisasi, bukan hanya Inter yang akan meraih keuntungan dari sisi kualitas skuad, tetapi juga akan memicu perubahan signifikan dalam dinamika lini pertahanan Sassuolo.
Terutama bagi Jay Idzes, yang dituntut untuk segera beradaptasi dan menemukan chemistry baru dengan partner berbeda di musim mendatang.
(Tribunnews.com/Ali)