PANGKEP, TRIBUN-TIMUR.COM -- Badan Search And Rescue (SAR) berencana membangun Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SAR regional Indonesia tengah di Desa Ale Karajae, Marang, Pangkep, Sulsel.
Rencana ini diungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep Ir Akbar Yunus (54), Sabtu (2/5/2026).
"Pak, Kapuslat SAR, mengungkap kabar baik ini di depak Pak Bupati (Pangkep; M Yusran Lalogau), Kamis (30/4/2026) lalu," ujar Akbar merujuk pernyataan Kepala Pusat Pelatihan SDM SAR Anggit Mulyo Satoto saat membuka Pelatihan Potensi SAR di Permukaan Air (Surface Water Rescue) di Pangkajene dan Danau Tonasa, Bungoro, Pangkep.
Salah satu alasan relevan dari pembangunan Pusat Diklat SAR Regional di Pangkep ini, tambah Akbar, pascainsiden pesawat ATR-42 500 di dinding Gunung Bulusaraung (1.565 mdpl) di Desa Tompobulu, Balocci, Pangkep, 18 Januari 2026 lalu.
Selain itu, jelasnya, viralnya beruta kecelakaan laut yang menewaskan Camat Liukang Tupabiring dan 2 warga di Selat
Spermonde, akhir tahun lalu, jadi salah satu pertimbangan strategis.
"(Topografi) Pangkep ini kan kabupaten tiga dimensi, laut, daratan dan pegunungan karst, dan termasuk daerah rawan (bencana) hydrotrologi," ujar insinyur teknik sipil UMI ini.
Menurut Akbar, SAR tengah mengusulkan dana sekitar Rp180 Miliar dari APBN untuk rencana ini.
Pemkab Pangkep, jelasnya, juga sudah mulai membebaskan lahan sekitar 8 Hektar di Alekarajae, desa tua berjarak sekitar 12,6 km tenggara Pangkajene, atau sekitar 63 km utara Makassar.
Menurut Akbar, pusat Diklat SDM SAR regional ini, jadi kawah candera dimuka SDM team SAR kawasan, Kalimantan, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Pusat Diklat SAR pertama ada di Jakarta, dan Cariu, Bogor, Jawa Barat.
Balai ini menyelenggarakan berbagai pelatihan teknis pencarian dan pertolongan (SAR), seperti teknik water rescue, confined space rescue, dan pelatihan dasar bagi potensi SAR maupun pegawai (CPNS).
Pusdiklat SAR ini jadi kawasan terimtegrasi pembinaan kompetensi SDM pncarian dan pertolongan, termasuk pelatihan instruktur dan rescuer, dan relawan.
Kelak, jelasnya, di Alekarajae juga akan dilengkapi sarana pelatihan modern, termasuk simulator Urban SAR, high land and hydrometrologi, SAR menara latihan, wall climbing unit, gudang peralatan, K-9 (anjing SAR), dan fasilitas simulasi High Angle
Rescue Technique (HART) serta Vehicle Accident Rescue(VAR), wahana latihan river and lake water surface rescue.
Wahana pelatihan mencakup teknik pertolongan di air, darat, gunung, serta vertical rescue.
"Mungkin nanti juga akan dibangun helipad," ujar mantan Sekwan DPRD Pangkep ini.
Sejatinya, pelatihan Potensi SAR di Permukaan Air (Surface Water Rescue) 2026 di Pangkep, digagas BaSARnas Makassar mulai 28 hingga 30 April 2026.
Kepala Basarnas Makassar Haris Supardi mengungkap Pelatihan Potensi SAR diikuti 50 personel dari 8 SAR / BPBD kabupaten/kota; Pangkep, Maros, Barru, Sidrap, Makassar dan Parepare.