BOLASPORT.COM - Motivasi utama Real Madrid pekan ini bukan untuk menunda pesta juara rival bebuyutannya, Barcelona, di Liga Spanyol.
Hal tersebut dikemukakan oleh pelatih Los Blancos, Alvaro Arbeloa, jelang agenda jornada 34 LaLiga akhir pekan ini.
Real Madrid berada di ambang situasi tak mengenakkan untuk menyaksikan pesta juara rival bebuyutan mereka, Barcelona.
Barca bisa dipastikan menjadi kampiun paling cepat akhir pekan ini.
Syarat pertama, mereka harus mengalahkan tuan rumah Osasuna di El Sadar, Sabtu (2/5/2026) waktu setempat atau Minggu pukul 02.00 WIB.
Kemenangan saja tak cukup karena Barcelona tergantung hasil pertandingan Real Madrid 24 jam kemudian.
Minggu (3/5/2026) atau Senin dini hari WIB, Los Blancos bertamu ke markas rival sewilayah Barca dari Catalunya, Espanyol.
Kegagalan Madrid menang di RCDE Stadium akan memberikan gelar langsung kepada Robert Lewandowski dkk.
Andai kedua syarat itu terpenuhi, Blaugrana bakal berdiri kokoh di puncak klasemen dengan 88 poin.
Sementara itu, Real Madrid diproyeksikan hanya mendapat 75 poin (jika seri) atau tetap 74 (jika kalah).
Sekalipun mereka selalu menang dan Barca kalah terus di empat partai sisa, raihan poin maksimal Madrid cuma sampai 86-87 keping.
Kondisi tersebut membuat makna pertandingan El Clasico pekan depan tidak akan lagi dibumbui pertaruhan gelar juara.
Di pihak Madrid, target mereka pekan ini adalah memelihara api harapan sekecil apa pun untuk memangkas jarak dari Barca.
Kalaupun asa tersebut nyaris padam, setidaknya Los Blancos bisa sekuat tenaga menunda pesta juara sang rival bebuyutan.
Akan tetapi, Arbeloa tidak memandangnya sebagai obsesi ataupun misi utama bagi tim ibu kota Spanyol.
Menurut dia, tugas terpenting Real Madrid sekarang bukanlah untuk menunda perayaan gelar Barcelona.
"Hal itu bukan motivasi terbesar saya," ucap Arbeloa, seperti dikutip BolaSport.com dari Mundo Deportivo.
"Motivasi saya adalah memenangi tiga angka karena itulah yang tim butuhkan."
"Saya tidak bisa memikirkan hal lain yang lebih besar dari itu."
"Kami kehilangan poin melawan musuh yang seharusnya tidak boleh terjadi."
"Real Madrid tak diperbolehkan untuk kehilangan angka jika ingin menjuarai LaLiga."
"Akan tetapi, ada beberapa hal yang di luar kendali kami, seperti hasil pertandingan melawan Betis (1-1) dan Girona (1-1)," ucapnya.