Kronologi Nenek di Pekanbaru Terekam di CCTV Dibunuh dan Dirampok, Pelaku Eks Menantu?
Siti M May 03, 2026 06:34 AM

Grid.ID - Kronologi nenek di Pekanbaru menjadi korban pembunuhan dan perampokan hebohkan publik. Salah satu tersangka diduga eks menantu hingga kejadian terekam CCTV.

Usut punya usut, korban diketahui bernam Dumaris Denny Waty Sitio (60). Diketahui, total pelaku berjumlah 4 orang.

Terdiri dari 2 laki-laki dan 2 perempuan. Dan salah seorang pelaku wanita berinisial AF merupakan mantan menantu korban.

Kronologi Nenek di Pekanbaru Terekam di CCTV Dibunuh

Peristiwa nahas itu diketahui bermula dari pelaku yang mendatangi rumah korban di Jalan Kurnia 2, Kelurahan Limbung Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu (29/4/2026) menggunakan mobil Avanza hitam.

Di sana, korban dihabisi nyawanya dengan cara dipukul oleh seorang pelaku pria menggunakan potongan kayu. Polisi sendiri telah melakukan pencarian terhadap AF.

Di antaranya dengan mendatangi keluarganya.

"Tim menjumpai abang kandung pelaku dan juga teman abang pelaku. Sempat kita amankan ke Polsek.

Namun dari keterangan keduanya, tidak pernah bertemu pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Dodi Vivino dikutip Grid.ID dari TribunPekanbaru.com, Sabtu (2/5/2026).

Polisi juga mengamankan anak kandung laki-laki korban, berinisial A.Lantaran, A datang dengan sepeda motor saat kejadian ke rumah korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, A mengaku tidak mengetahuinya ibunya sudah meninggal dunia. Tapi polisi masih melakukan pemeriksaan intensif.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala.

"Pukulan benda tumpul itu menyebabkan pendarahan pada otak hingga berujung pada kegagalan fungsi vital otak," ungkap Dodi.

Sementara itu, dilansir dari TribunMedan.com, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya oleh sang suami, Salmon Meha (66).

Dari hasil penyelidikan sementara, aksi para pelaku juga terekam kamera CCTV.Salah satu pelaku wanita yang merupakan eks menantu, sempat berbincang dengan korban, sebelum seorang pelaku pria datang membawa sepotong kayu dan langsung menghantam wajah korban secara brutal.

"Jumlah pelakunya sekitar empat orang, bisa saja lebih. Identitas sudah kami ketahui dari hasil analisa CCTV, dan saat ini masih kami kembangkan untuk dilakukan penangkapan," ujar Dodi.

Selain menghilangkan nyawa korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban.

Di antaranya yakni cincin kawin seberat sekitar 12 gram bertuliskan nama suami korban, cincin emas seberat sekitar 10 gram, uang tunai dalam bentuk dolar Singapura sekitar 400 dolar, satu unit handphone Samsung A55 5G, satu unit musik box, dan satu unit speaker.

Imbas Kronologi nenek di Pekanbaru menjadi korban pembunuhan dan perampokan, pihak Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan autopsi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.