Manajemen Taksi Green SM hingga Kemenhub Dijadwalkan Diperiksa Terkait Kecelakaan KA di Bekasi
Joko Supriyanto May 03, 2026 10:50 AM

TRIBUNBEKASI.COM - Polda Metro Jaya masih memeriksa sejumlah saksi terkait kecelakaan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Senin (4/5/2026), termasuk terhadap manajemen taksi Green SM serta perwakilan kementerian serta dinas terkait.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan, penyidik juga akan meminta keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan guna melengkapi penyidikan.

“Pada Senin mendatang, penyidik juga akan meminta keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taxi Green, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian guna melengkapi rangkaian penyidikan dan memperoleh gambaran peristiwa secara utuh dan objektif,” ujar Budi, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

Sejauh ini, polisi telah memeriksa 31 saksi, mulai dari pengemudi taksi, penjaga palang pintu, petugas operasional PT KAI, hingga korban dan saksi di lokasi.

Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta menganalisis rekaman CCTV.

“Sejauh ini, penyidik telah melakukan cek tempat kejadian perkara, pengumpulan barang bukti, pendalaman rekaman CCTV, koordinasi dengan rumah sakit terkait korban, permintaan visum, serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak terkait lainnya,” tuturnya. 

“Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan terhadap 31 orang, yang terdiri atas pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang, saksi di sekitar lokasi, korban, petugas operasional PT KAI, serta pihak-pihak lain yang mengetahui langsung peristiwa tersebut,” sambung Budi.

Kecelakaan terjadi usai taksi listrik itu mogok di perlintasan rel, yang kemudian tertemper KRL Commuter Line arah Jakarta.

Saat proses evakuasi berlangsung, KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang menabrak rangkaian KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur arah Cikarang.

Insiden tersebut menewaskan 16 penumpang dan menyebabkan 90 orang lainnya luka-luka. 

Seluruh korban telah dievakuasi dan operasi SAR gabungan dinyatakan selesai. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.