TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Kota Palembang memastikan kegiatan Car Free Day (CFD) akan dilanjutkan setiap pekan.
Hal ini berdasarkan antusiasme masyarakat yang terlihat tinggi dalam uji coba tahap dua Car Free Day Palembang, Minggu (3/5/2026).
Pada CFD yang digelar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Simpang Cinde, kawasan Bundaran Air Mancur, hingga Simpang Flyover Jakabaring, nampak jelas antusias masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.30 hingga 08.00 WIB tersebut dipadati warga yang memanfaatkan momen untuk berolahraga, bersantai, hingga berfoto di sejumlah titik ikonik.
Salah satu lokasi favorit adalah kawasan Jembatan Ampera yang bebas dari lalu lintas kendaraan.
Meski CFD dihadiri banyak pengunjung, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Musi 4 dan Musi 6 terpantau tetap lancar setelah kegiatan berakhir.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, menyebutkan bahwa hingga menjelang penutupan CFD, kondisi lalu lintas masih terkendali.
"Dari pemantauan tim tadi belum terjadi kemacetan, termasuk di Musi 4 dan Musi 6. Berdasarkan evaluasi sebelumnya, lonjakan biasanya terjadi setelah pukul 08.00 WIB dan hari ini masih dalam kondisi aman,” kata Isnaini.
Baca juga: Jembatan Ampera Ditutup untuk CFD, Begini Kondisi Arus Kendaraan di Jalur Alternatif Musi 4 & Musi 6
Isnaini yang juga menjabat sebagai Asisten II Setda Kota Palembang mengungkapkan bahwa banyak kendaraan dari luar daerah terpantau parkir di sejumlah titik, menandakan adanya kunjungan wisatawan yang sengaja datang untuk merasakan suasana CFD di Palembang.
Menurut Isnaini, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pada uji coba kali ini, zona kuliner telah disediakan di kawasan Simpang Air Mancur, tepatnya di Muara Jalan Masjid Lama.
Ke depan, Pemkot Palembang berencana menambah titik zona kuliner, di antaranya di Jalan Letkol Iskandar arah JM serta di Muara Jalan Tepi Rustam Effendi, guna menata pedagang agar lebih rapi dan menjaga kebersihan lingkungan.
"CFD ini berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan baru Kota Palembang. Dampaknya juga akan meningkatkan pendapatan asli daerah, baik dari sektor pajak restoran maupun hotel, karena semakin banyak wisatawan yang datang,” jelasnya.
Pemerintah Kota Palembang memastikan kegiatan CFD akan dilanjutkan setiap pekan, meskipun tetap akan dilakukan evaluasi bersama instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan kepolisian.
Namun demikian, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan dan ketertiban selama mengikuti kegiatan CFD. Masih ditemukan pengunjung yang membuang sampah sembarangan, sehingga menjadi perhatian bagi penyelenggara.
"Kami harapkan masyarakat dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama. Begitu juga para pelaku UMKM, agar berjualan di zona yang telah ditentukan sehingga CFD ke depan semakin tertib dan berkualitas," kata Isnaini.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, CFD ini belum di grand launching, jadi masih terus dinilai atau dievaluasi apa saja yang harus ditingkatkan, apa saja yang harus diperbaiki dalam pelayanan baru nanti grand launching.
"Beda dengan Car Free Night, kalau Car Free Night sudah di-launching dan berjalan setiap Sabtu malam. Jadi kalau CFD dilihat dulu nanti hasil evaluasinya setelah diuji coba ini seperti apa," katanya.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel