Tertampar Veda Sudah Podium Duluan dan 2 Kali Diasapi pada Moto3 2026, Raut Adik Pembalap MotoGP Mulai Berubah
Agung Kurniawan May 03, 2026 01:33 PM

HONDA TEAM ASIA
Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) berduel dengan Adrian Fernandez (Leopard Racing) dan Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) pada balapan Moto3 Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3/2026)

BOLASPORT.COM - Adrian Fernandez mulai menunjukkan ketenangannya usai berhasil pecah telur dengan mengamankan podium pertamanya pada Moto3 2026.

Usai merampungkan seri ke-4 Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol pekan lalu, Fernandez mulai melambung dengan asa yang ingin dia capai musim ini.

Bagaimana tidak? Andalan Leopard Racing itu mengakhiri seri Moto3 Spanyol 2026 dengan mengamankan finis di tempat kedua untuk meraih podium pertamanya.

Hasil ini jelas menjadi hasil yang menggembirakan bagi Fernandez mengingat dia cukup kompetitif dengan mengawali aksinya dari posisi ke-6.

Adik dari pembalap MotoGP Raul Fernandez yang membela Trackhouse itu mulai menunjukkan perasaan lega setelah sempat kesulitan pada seri sebelumnya.

Ya, sejak kompetisi musim ini bergulir di Thailand, Fernandez selalu kesulitan untuk bisa menembus zona podium meski dia cukup konsisten di 5 besar.

Pada balapan di Thailand tersebut, pembalap berusia 22 tahun itu bahkan tidak bisa menandingi kecepatan rider Indonesia Veda Ega Pratama.

Tampil sebagai rookie atau pendatang baru milik Honda Team Asia, Veda mengukir finis lebih baik di urutan ke-5 atau unggul 1 setrip atas Fernandez.

Geliat Veda kian terlihat lebih baik dibandingkan Fernandez dengan torehan podium 3 saat mengaspal pada seri ke-2 di Brasil.

Momentum Fernandez mulai terlihat pada seri ke-3 dalam GP Amerika tatkala rider asal Gunungkidul, Yogyakarta itu justru mengukir hasil gagal finis.

Veda mengalami crash tatkala dia sedang menduduki posisi ke-6 di mana hal itu menghancurkan segenap kemajuan yang sudah dia ciptakan.

Di sisi lain, Fernandez sendiri meraih hasil terbaiknya dengan finis di tempat ke-5 sebelum dia mampu mengupgrade catatan itu melalui podium 2 di Jerez.

Tak ayal, raut yang lebih semringah ditunjukkan Fernandez di mana podium di Jerez ini merupakna hasil yang luar biasa baginya.

"Sungguh luar biasa merayakan podium di depan pendukung tuan rumah," ucap Adrian Fernandez, dilansir dari Speedweek.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga tak menampik telah melewati 3 seri yang sulit walau cukup kompetitif karena selalu berhasil finis 10 besar.

"Kami mengalami awal musim yang sulit dengan tiga balapan menantang di mana saya tidak bisa mencapai hasil yang lebih baik," kata Fernandez menegaskan.

Lebih lanjut, Fernandez membuka kembali perjuangannya dengan berada di belakang Maximo Quiles, murid Marc Marquez yang membela Aspar Team.

"Fakta bahwa kami akhirnya berhasil di Jerez membuatnya semakin istimewa," ujar Fernandez.

"Mengenai balapan itu sendiri, saya mencoba untuk memacu diri saat memimpin, tetapi saya tahu Quiles masih memiliki tenaga yang tersisa."

"Lap-lap terakhir benar-benar menegangkan."

"Tetapi kami berhasil tetap fokus dan mengamankan posisi kedua yang penting dan podium pertama kami musim ini," imbuhnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.