Penerbangan Perdana, Maskapai Scoot dari Singapura Tiba di Belitung Bawa 80 Penumpang
Hendra May 03, 2026 01:36 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Penerbangan perdana maskapai Scoot dari Singapura resmi mendarat di Bandara H.AS. Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Minggu (3/5/2026).

Kedatangan pesawat sekitar pukul 06.15 WIB itu disambut siraman air sebagai tradisi penyambutan.

Rombongan Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, bersama jajaran Forkopimda juga hadir menjemput 80 penumpang, termasuk rombongan Duta Besar RI untuk Singapura, Hotmangaradja Pandjaitan.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menyebut momen ini sebagai langkah besar bagi daerahnya untuk membuka akses internasional.

“Ini momen kita. Kita sudah mulai membuka gerbang, artinya kita sudah membuka diri untuk internasional,” ujar Djoni kepada posbelitung.co.

Ia menilai tingkat keterisian penumpang pada penerbangan perdana tersebut cukup tinggi.

Kondisi ini menunjukkan antusiasme besar dari wisatawan.

Berdasarkan data pihak bandara, jumlah penumpang yang datang dari Singapura sebanyak 80 pax dan yang berangkat dari Belitung sebanyak 37 orang.

“Jumlah penerbangan kita lihat sudah di atas 80, artinya okupansinya untuk penerbangan perdana ini sudah luar biasa. Minat juga luar biasa,” katanya.

Menurut Djoni, sejumlah penumpang yang datang mengaku memiliki ketertarikan tinggi untuk berkunjung ke Belitung.

Ia pun berharap media turut membantu mempromosikan potensi daerah.

“Dari beberapa penumpang, keinginan untuk terbang ke Belitung itu antusiasnya cukup tinggi. Ya, bantulah media untuk menginformasikan ini,” ucapnya.

Ia optimistis tingkat keterisian penumpang akan meningkat pada jadwal penerbangan berikutnya, termasuk penerbangan pada hari Rabu.

“Nanti dengan penerbangan yang hari Rabu, jauh lebih tinggi lagi,” tambahnya.

Ke depan, Pemkab Belitung juga akan lebih menggencarkan promosi pariwisata ke berbagai negara, khususnya di kawasan Asia yang memiliki konektivitas dengan Singapura.

“Kita juga sama-sama terus promosi. Di beberapa negara juga kita promosi, khususnya di Asia yang memiliki koneksi dengan Singapura ini,” katanya.

Menanggapi waktu keberangkatan pagi, Djoni menilai kondisi tersebut menjadi peluang bagi Belitung.

Sebab, wisatawan yang hendak terbang ke Singapura harus menginap satu malam di Belitung.

Ia berharap para penumpang transit dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi daerah.

“Jadi artinya kalau dari Jakarta ke sini menginap sehari, yang kita harapkan itu menginap di sini, belanja di sini,” katanya.

(posbelitung.co/dede suhendar) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.