Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Perusahaan Tambang milik PT Dozer angkat bicara terkait kejadian longsor yang berada di Blok Sibaju, pada Kamis (30/4/2026).
Kejadian sempat terekam video milik warga yang memperlihatkan detik-detik longsor di area tambang pasir.
Terlihat dalam video ada beberapa kendaraan truk dan satu unit excavator pada saat longsor terjadi. Nampak satu unit kendaraan tertimbun di bagian bak samping kanan.
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kondisi tambang pasir masih menjadi perhatian semua pihak khususnya Pemerintah Provinsi Jabar yang masih gencar terhadap aktivitas tambang pasir.
Menanggapi kejadian ini, Kepala teknik Perusahaan Tambang PT Dozer Ruri membenarkan kejadian longsor tersebut terjadi di lokasi tambang yang dikelola perusahaannya.
Baca juga: Longsor Timpa Truk dan Alat Berat di Galian Pasir Galunggung Tasikmalaya
Menurutnya, dalam kejadian tidak ada korban jiwa, dan usai longsor sudah kembali berangsur membaik aktivitas tambang pasir.
"Tidak ada korban jiwa," ucap Ruri dikonfirmasi TribunPriangan.com, melalui pesan WhatsApp, Minggu (3/5/2026).
Ketika ditanyai penyebab longsor lokasi tambang, ia menyebutkan adanya resapan air dari atas tebing dan getaran alat berat beko saat beraktivitas menambang menggali pasir.
"Akibat resapan air, ditambah getaran alat berat menjadi penyebab longsor tersebut," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Leuwisari Iptu Pramono mengatakan, untuk kejadian longsor, berada di area Blok Sibaju Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu.
Setelah mendapatkan informasi anggota Polsek Leuwisari mengecek langsung ke lokasi atau TKP longsor di Blok Sibaju, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.00 sore.
"Saat cek TKP, anggota mendapatkan informasi dari pegawai tambang yang bekerja di lokasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian," kata Iptu Pramono.(*)