Bara Arang Tungku Pemanas Diduga Picu Kebakaran Kandang di Lombok Timur
Wahyu Widiyantoro May 03, 2026 04:20 PM

TRIBUNLOMBOK.COM LOMBOK TIMUR — Sebuah kandang ayam pedaging (broiler) yang digunakan untuk pemeliharaan Day Old Chick (DOC) di Dusun Gerung Timur, Desa Gerung Permai, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, ludes dilalap api pada Minggu (3/5/2026) dini hari. 

Peristiwa ini berawal ketika pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA, pekerja kandang mulai mempersiapkan sistem pemanasan dengan membakar arang di luar bangunan sebelum dipindahkan ke dalam tungku. 

Kandang milik Ahmad Subinato yang tengah disewa oleh Makbul itu menampung 9.500 ekor DOC berusia tujuh hari

Menjelang tengah malam, tepatnya pukul 24.00 WITA, pekerja melakukan pengisian ulang arang ke masing-masing dari lima tungku yang beroperasi di dalam kandang. 

Pengecekan suhu dilakukan kembali pada pukul 01.00 WITA, dan situasi masih terpantau normal. 

Baca juga: Kandang di Lombok Timur Terbakar: 9.500 Ayam Hangus, Kerugian Capai Rp600 Juta

Saksi kedua, Yustin Yehezkiel Mahaputra K (24), kemudian beristirahat di berugak yang berada di dekat kandang sekitar pukul 02.00 WITA.

Tak lama berselang, ia terbangun karena mendengar suara benda jatuh. 

Saat keluar, api telah membesar dari sudut kanan selatan kandang. 

Saksi pertama, Agustina Tjatur Ningsih (54), beserta sejumlah warga yang berdatangan berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran sudah terlampau besar untuk ditangani tanpa bantuan profesional.

Bara Terbawa Hembusan Blower

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.30 WITA dan menjalar dengan cepat karena seluruh struktur kandang terbuat dari bahan yang mudah terbakar — kayu, bambu, terpal, dan hamparan sekam di lantainya.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pengecekan awal di lokasi, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari sistem pemanasan tradisional yang digunakan. 

Lima tungku arang di dalam kandang dilengkapi dengan blower atau kipas untuk mendistribusikan panas secara merata ke seluruh ruangan. 

Diduga, hembusan kipas membawa serta serpihan bara arang yang kemudian jatuh mengenai sekam dan bahan mudah terbakar lainnya di lantai kandang.

"Indikasi sementara, bara arang terbawa hembusan blower kemudian jatuh mengenai sekam dan material mudah terbakar lainnya. Apinya lalu membesar dan melalap seluruh kandang," jelas Lalu Dami.

Laporan kebakaran diterima Damkarmat Lombok Timur sekitar pukul 03.00 WITA. 

Tiga unit mobil pemadam kebakaran langsung diturunkan ke lokasi. 

Setelah hampir dua setengah jam berjibaku dengan kobaran api, petugas berhasil menjinakkan api sekitar pukul 05.00 WITA.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.