Nenek di Pekanbaru Korban Pembunuhan Eks Menantu Dikenal Ramah, Kerap Bagi-bagi THR, Tetangga Syok
Talitha Daren May 03, 2026 05:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Warga di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, masih diliputi rasa tidak percaya atas peristiwa tragis yang menimpa Dumaris (60), seorang lansia yang menjadi korban pembunuhan dan pencurian di rumahnya pada Rabu (29/4/2026).

Sosok korban selama ini dikenal sebagai pribadi yang ramah dan mudah bergaul dengan tetangga di lingkungan sekitar.

Ia juga disebut tidak pernah ragu untuk menyapa siapa pun yang ditemuinya dalam aktivitas sehari-hari.

Bahkan, menurut warga, korban kerap membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada anak-anak di sekitar rumahnya saat perayaan Idulfitri.

Hal itu membuatnya sangat disukai oleh masyarakat setempat.

Buk Isra, Ketua RT sekaligus tetangga korban, mengungkapkan bahwa almarhumah adalah sosok yang baik hati dan peduli terhadap lingkungan.

Ia menuturkan bahwa warga benar-benar tidak menyangka rumah yang selama ini dikenal hangat justru menjadi lokasi kejadian tragis tersebut.

Suasana lingkungan pasca-kejadian disebut sangat mencekam dan dipenuhi rasa duka.

Terlebih lagi, saat peristiwa terjadi, suami korban diketahui sedang tidak berada di rumah.

Warga pun mengaku masih syok dan sulit menerima kenyataan atas insiden yang menimpa sosok yang mereka kenal dekat itu.

Baca juga: Sosok AF, Mantan Menantu yang Bunuh Nenek di Pekanbaru, Padahal Masih Sering Dibantu Korban

Dikenal Kerap Membagikan THR

Saat Hari Raya Idulfitri, korban kerap memberi THR kepada anak-anak di sekitar rumahnya.

“Beliau orangnya ramah. Anak-anak senang karena kalau lebaran sering diberi THR,” kata Buk Isra, tetangga korban yang juga Ketua RT setempat, dilansir dari TribunPekanbaru.

Warga pun tak menyangka rumah yang selama ini dikenal hangat justru menjadi lokasi pembunuhan.

Isra mengaku, suasana pasca peristiwa terjadi sangat mencekam. Terlebih, suami korban disebut sedang tidak berada di rumah.

“Semua warga syok. Kami tidak menyangka kejadian seperti ini menimpa beliau,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga: Kronologi Lengkap Nenek di Pekanbaru Dibunuh Mantan Menantu, Barang Berharga Korban Digondol

Rekaman CCTV Ungkap Detik Nenek di Pekanbaru Diserang Perampok, Sempat Berinteraksi dengan Mantan Menantu.
PEMBUNUHAN NENEK DI PEKANBARU - Nenek di Pekanbaru yang jadi korban pembunuhan mantan menantu dikenal ramah (Instagram/@rumpi_gosip)

Empat Pelaku Telah Ditangkap

Kepolisian telah berhasil menangkap empat orang pelaku pembunuhan dan pencurian yang menimpa Dumaris.

"Alhamdulillah, tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru, berhasil menangkap empat pelaku kasus curas (pencurian dengan kekerasan) yang menyebabkan seorang perempuan meninggal dunia di Rumbai, Pekanbaru," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta, Minggu (3/5/2026), dilansir dari Kompas.com.

Muharman mengatakan, para pelaku kabur ke luar daerah setelah menghabisi korban dan membawa barang-barang berharga.

Polisi akhirnya mengendus tempat persembunyian para pelaku. Keempat pelaku ditangkap di lokasi terpisah.

"Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan 2 pelaku lainnya ditangkap di Binjai, Sumatera Utara," sebut Muharman.

Muharman belum menyampaikan nama-nama pelaku serta motif pembunuhan dan perampokan tersebut.

"Nanti kita sampaikan detailnya dalam konferensi pers," tutup Muharman.

Baca juga: Aksi Perampokan Terekam CCTV, Nenek di Pekanbaru Dihajar hingga Tewas, Mantan Menantu Diburu Polisi

PEMBUNUHAN NENEK DI PEKANBARU - Nenek di Pekanbaru yang jadi korban pembunuhan mantan menantu dikenal ramah (tangkapan layar CCTV via Tribun Pekanbaru)

Menantu Diduga Terlibat

Aksi pembunuhan dan pencurian itu terekam kamera CCTV di luar dan dalam rumah korban. Ada sekitar lima orang yang diduga terlibat. Sementara yang membunuh korban adalah seorang pria.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, salah satu wanita yang ada di dalam rekaman CCTV tersebut diduga adalah menantu korban.

"Yang ada di video CCTV itu, salah satunya kerabat korban, yaitu mantunya berinisial AF," kata Pandra yang juga didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua.

Dari kejadian tersebut, barang-barang berharga milik korban hilang. Pelaku diduga mengambil perhiasan emas, uang 400 dolar Singapura, paspor dan handphone.

"Yang membuat suami korban lebih sedih lagi, cincin emas pernikahan mereka hilang diduga diambil pelaku," sebut Pandra.

Pandra menyebut, pelaku memukul kepala korban dengan kayu balok hingga meninggal dunia.

Untuk diketahui, jenazah korban telah dimakamkan di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Sabtu (2/5/2026) sore.

(TribunTrends.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.