TRIBUNGAYO.COM, SPORT - Peta persaingan Liga Voli Korea musim 2026–2027 berpotensi mengalami perubahan besar.
Federasi Bola Voli Korea (KOVO) resmi menunjuk Lee Ho-jin sebagai presiden ke-9 setelah melalui rapat dewan dan rapat umum luar biasa.
Penunjukan ini langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya, Lee Ho-jin bukan sosok asing di dunia voli Korea.
Ia merupakan pemilik Heungkuk Life Insurance, perusahaan yang menaungi tim kuat Pink Spiders.
Hal itu pun membuat banyak yang beranggapan dengan terpilihnya Lee Ho-jin akan menjadi awal mula dominasi PinK Spiders di V League.
Baca juga: Bukan Megawati Hangestri, Media Korea Ungkap Target Utama Hyundai Hillstate untuk Kuota Asia
Jika melihat ke belakang, kekhawatiran tersebut bukan tanpa dasar.
Presiden KOVO sebelumnya, Cho Won-tae, juga merupakan pemilik klub Korean Air Jumbos.
Di bawah kepemimpinannya, Korean Air Jumbos tampil sangat dominan di sektor putra dalam beberapa musim terakhir.
Hal ini membuat banyak pihak menilai bahwa kepemimpinan federasi yang berasal dari pemilik klub bisa memberi dampak signifikan terhadap arah kompetisi.
Kini, dengan Lee Ho-jin di kursi tertinggi KOVO, skenario serupa dianggap berpotensi terjadi kali ini di sektor putri bersama Pink Spiders.
Melansir dari SBS News pada Minggu (3/5/2026), terpilihnya Lee Ho-jin bukan keputusan sepihak.
Ia mendapatkan dukungan luas dari para manajer klub V-League.
Baca juga: Rival Megawati Bertahan! Gyselle Silva Siap Jalani Musim Keempat di Liga Voli Korea Usai Raih MVP
"Federasi mengumumkan tanggal 28 bahwa mereka telah menunjuk mantan Ketua Taekwang Group, Lee, sebagai Presiden setelah rapat dewan dan rapat umum luar biasa yang diadakan di ruang konferensi Federasi di Sangam-dong, Mapo-gu, Seoul," tulis SBS News.
"Manajer-manajer klub memutuskan untuk merekomendasikan mantan Ketua Lee sebagai Presiden setelah bertukar pendapat pada pertemuan tanggal 18," tambahnya.
"Alasan rekomendasi tersebut termasuk pernyataan niat mantan Ketua Lee untuk menjabat sebagai Presiden berikutnya, dan fakta bahwa memiliki pemilik klub dalam peran tersebut akan memungkinkan pembentukan rencana bisnis dari perspektif jangka panjang, yang mencakup rencana pengembangan liga, program pengembangan pemain muda, dan bisnis internasional," tulis SBS News.
Tak hanya itu, sebelum penunjukan ini, Heungkuk Life juga telah diumumkan sebagai sponsor utama V-League untuk tiga musim ke depan.
Hal ini semakin memperkuat pengaruh Pink Spiders di liga.
Baca juga: Media Korea Juluki Megawati Hangestri Penyerang Elit Kuota Asia, Comeback ke Liga Voli Korea?
Di luar faktor kepemimpinan, Pink Spiders juga menunjukkan keseriusan dalam membangun tim.
Mereka menjadi salah satu klub paling aktif di bursa transfer musim ini.
Tiga nama besar berhasil didatangkan untuk memperkuat skuad. Di antaranya adalah bintang timnas Korea, Jung Ho-young, serta hitter senior Pyo Seung-ju dari Red Sparks yang sebelumnya merupakan rekan satu tim Megawati Hangestri.
Tak berhenti di situ, Pink Spiders juga merekrut Jahstice Yauchi sebagai pemain kuota Asia.
Pemain asal Jepang itu tampil impresif musim lalu bersama Hyundai Hillstate dan bahkan sempat ingin dipertahankan oleh pelatih Kang Sung Hyun.
Kepindahan Jahstice Yauchi ke Pink Spiders ternyata membawa efek domino.
Baca juga: Tiba-tiba Nama Megawati Hilang dari Roster Hyundai Hillstate, Batal ke Liga Voli Korea 2026?
Hyundai Hillstate yang kehilangan target utamanya kini mulai melirik opsi lain, termasuk Megawati Hangestri.
Nama Megawati kembali mencuat sebagai kandidat kuat untuk mengisi slot kuota Asia Hillstate.
Apalagi, performanya di Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro terbilang luar biasa.
Situasi ini membuat persaingan di V-League musim depan semakin menarik. (*)