TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado menyebut sejumlah wilayah di Sulawesi Utara diprediksi mengalami cuaca ekstrem sepekan ke depan.
Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna.
Ia menjelaskan bahwa kondisi atmosfer saat ini mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulut.
“Adanya gelombang Rossby ekuatorial, belokan angin, serta konvergensi di wilayah Sulawesi Utara memicu peningkatan curah hujan," jelasnya, Minggu (3/5/2026).
Selain itu, suhu muka laut yang relatif hangat turut menambah pasokan uap air di atmosfer.
Indeks labilitas lokal yang cukup kuat juga memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat dalam durasi singkat.
Karina mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan bencana, agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang.
“Pantau terus informasi cuaca terkini dari BMKG dan hindari aktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca tidak bersahabat,” pungkasnya.
Berikut sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem:
Senin (4/5/2026)
Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolmut, Bolsel, Boltim, dan Kepulauan Sangihe.
Selasa (5/5/2026)
Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmut, Bolsel, dan Kepulauan Talaud.
Rabu (6/5/2026)
Minahasa, Boltim, Bolsel, dan Kepulauan Talaud.
Kamis (7/5/2026)
Bolsel dan Kepulauan Talaud.
Jumat (8/5/2026)
Bolmong dan Bolmut.
Baca juga: Jadwal Kapal dari Pelabuhan Manado 4 Mei 2026: Ada 10 Keberangkatan
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado 3 Mei 2026: Rica Stabil, Bawang Merah Naik
Sabtu (9/5/2026)
Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, dan Kepulauan Sangihe.
Minggu (10/5/2026)
Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmut, Bolsel, dan Boltim.(*)