Mantan Menantu Jadi Otak Kasus Pembunuhan Nenek di Pekanbaru, Dua Pelaku Lelaki Ditembak Polisi
Talitha Daren May 03, 2026 06:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Polisi berhasil mengamankan empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan dan perampokan terhadap seorang lansia bernama Dumaris (60) di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau. 

Penangkapan para tersangka dilakukan melalui operasi gabungan antara Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru dan Jatanras Ditreskrimum Polda Riau.

Dua pelaku diamankan di wilayah Aceh Tengah, sementara dua lainnya ditangkap di Binjai, Sumatera Utara.

Dari hasil penyelidikan, keempat pelaku diketahui memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksi kejahatan tersebut.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, menyampaikan bahwa kasus ini dikategorikan sebagai pembunuhan berencana disertai pencurian.

Para pelaku terdiri dari dua pria berinisial SL (34) dan EW (39), serta dua perempuan berinisial AFT (21) dan L (22).

Berdasarkan keterangan polisi, SL disebut sebagai eksekutor yang melakukan penganiayaan dengan memukul kepala dan dada korban hingga menyebabkan kematian.

Sementara itu, AFT yang diketahui merupakan menantu korban diduga menjadi otak di balik aksi kejahatan tersebut.

Polisi menegaskan bahwa seluruh pelaku kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut dan pengembangan kasus masih terus dilakukan.

Baca juga: Nenek di Pekanbaru Korban Pembunuhan Eks Menantu Dikenal Ramah, Kerap Bagi-bagi THR, Tetangga Syok

Pembunuhan Berencana dan Pencurian

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, empat orang pelaku, terdiri dari dua laki-laki berinisial SL (34) dan EW (39), sedangkan dua perempuan berinisial AFT (21) dan L (22)

"Ini adalah kasus pembunuhan berencana dan pencurian. Empat orang pelaku telah kami tangkap," kata Pandra kepada wartawan saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru, Minggu (3/5/2026).

Pandra mengungkap, pelaku eksekutor adalah SL. Dia memukul kepala dan dada korban sebanyak lima kali hingga tewas.

Kemudian, pelaku AFT adalah dalang pelaku dalam kasus ini. Wanita ini adalah menantu korban.

"Otak pelaku adalah AFT. Dia yang merencanakan untuk melakukan kejahatan ini," ungkap Pandra.

Baca juga: 4 Pembunuh Nenek Dumaris di Pekanbaru Akhirnya Ditangkap! Menantu Terekam CCTV saat Kejadian

Rekaman CCTV Ungkap Aksi Perampokan yang Tewaskan Nenek di Pekanbaru.
Rekaman CCTV Ungkap Aksi Perampokan yang Tewaskan Nenek di Pekanbaru. (tangkapan layar CCTV via Tribun Pekanbaru)

Lalu, pelaku L berperan sebagai mencari kayu balok.

Kayu tersebut didapat pelaku saat menginap di salah satu hotel di Pekanbaru.

Untuk pelaku EW, berperan sebagai membantu dalam kasus ini karena diajak oleh SL.

"SL ini berteman dengan EW, jadi diajak ke Pekanbaru untuk melakukan pembunuhan dan perampokan tersebut," kata Pandra.

Selain itu, pelaku EW juga orang yang membawa anak korban, Arnold atau suami AFT, dengan sepeda motor menuju Minas, Kabupaten Siak. Arnold diketahui orang berkebutuhan khusus.

Baca juga: Kronologi Lengkap Nenek di Pekanbaru Dibunuh Mantan Menantu, Barang Berharga Korban Digondol

PEMBUNUHAN DI PEKANBARU - Mantan menantu menjadi otak kasus pembunuhan nenek di Pekanbaru
PEMBUNUHAN DI PEKANBARU - Mantan menantu menjadi otak kasus pembunuhan nenek di Pekanbaru (Tribun Trends/KOMPAS.COM/IDON))

Dua Pelaku Ditembak

Polisi menembak dua pelaku lelaki, SL dan EW.

Di tempat yang sama, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, mengatakan bahwa kedua pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Dua pelaku diberikan tindakan tegas karena melawan petugas," kata Hasyim.

Petugas menembak kedua kaki kedua pelaku.

Saat dikeluarkan dari mobil tahanan, kedua pelaku dibawa dengan kursi roda.

Aksi pembunuhan dan pencurian itu terekam kamera CCTV di luar dan dalam rumah korban.

Pelaku diduga berjumlah empat orang. Dua orang lelaki dan dua perempuan.

Adapun pelaku yang mengeksekusi korban adalah seorang pria. Pelaku memukul kepala korban dengan kayu balok secara berulang kali.

Pria tersebut sadar aksi terekam kamera CCTV, lalu merusaknya dengan dipukul kayu balok.

Mirisnya, dalam kasus ini salah satu pelaku wanita diduga menantu korban.

Dari kejadian tersebut, barang-barang berharga milik korban hilang.

Para pelaku diduga mengambil perhiasan emas, uang 400 dollar Singapura, paspor, dan ponsel.

(TribunTrends.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.