TRIBUNJAMBI.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal kuat mengenai potensi penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 92.
Di tengah dinamika pasar global, pemerintah terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak swasta terkait kebijakan harga energi tersebut.
Bahlil menekankan bahwa penyesuaian harga merupakan hal yang wajar jika kondisi sudah memungkinkan.
Dia meyakini pihak swasta memiliki pertimbangan yang baik dalam melihat situasi terkini.
"Saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik untuk melihat kondisi yang ada. Tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah," ujar Bahlil di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan peraturan menteri tahun 2022, konsumsi energi untuk kebutuhan industri memang diatur agar selalu mengikuti mekanisme harga pasar.
Selain isu harga, pemerintah fokus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Baca juga: Harga BBM Pertamina di SPBU per Jumat, 1 Mei 2026
Baca juga: Rencana Sadis Eks Menantu di Pekanbaru: Targetkan 4 Nyawa demi Kuasai Harta
Bahlil Lahadalia mengungkapkan pasokan minyak mentah yang diimpor dari Rusia akan segera masuk ke Indonesia dalam waktu dekat.
Meskipun volume dan lokasi pengolahannya belum dirinci, langkah ini ditegaskan sebagai upaya menjamin ketersediaan stok energi bagi masyarakat maupun industri.
Prioritas utama pemerintah saat ini adalah memastikan ketersediaan seluruh jenis BBM, mulai dari solar hingga bensin berbagai tingkat oktan.
“Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada. Dan untuk (minyak mentah) Rusia sebentar lagi masuk, ya,” tegasnya.
Menteri Bahlil menambahkan bahwa menjamin ketersediaan pasokan jauh lebih krusial dibandingkan isu lainnya saat ini, mengingat situasi geopolitik yang mengharuskan negara mengambil langkah-langkah pengamanan energi yang strategis.
Baca juga: Wabup Abdul Khafidh Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan Banjir Di Pulau Bayur
Baca juga: Rencana Sadis Eks Menantu di Pekanbaru: Targetkan 4 Nyawa demi Kuasai Harta
Baca juga: Abdul Khafidh Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir Di Pulau Bayur