Pilu Pria Meninggal setelah Dikeroyok di Sukabumi, Korban Ditunggu Para Pelaku
Latif Ghufron Aula May 03, 2026 07:42 PM

Satu orang pemuda berinisial R (30) dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat perkelahian.

Korban diduga menghadapi lebih dari lima orang dalam peristiwa tersebut.

Perkelahian ini dipicu dendam oleh pelaku.

Peristiwa terjadi tepatnya di depan Pool Bus MGI tempat menunggu para penumpang yang akan menuju Bandung.

Plt Humas Polres Sukabumi Ipda Ade Ruli mengatakan bahwa perkelahian terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03 Jalan Raya Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Ipda Ade menuturkan pada Minggu (3/5/2026) pag, korban datang ke dekat pool bus MGI hingga para pelaku mengampiri korban.

Sempat terjadi cekcok mulut sebelumnya, di mana pada Jumat (1/5/2026) sekira jam 18.00 WIB korban melakukan penganiayaan kepada pria berinisial M di simpang dekat Pertigaan Goalpara Sukabumi.

Dari perkelahian itu, pria berinisial M mengalami luka robek dan harus mendapatkan 10 jahitan pada area wajahnya.

Sehingga pada Sabtu sore pria berinisial M bertemu dengan korban dan melakukan pemukulan atau aksi balas dendam

Tak hanya M yang memukul korban, teman dari pria berinisial M itu juga melakukan hal serupa hingga korban tak berdaya.

Akibat bentrokan itu, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan leher belakang setelah diduga dipukul menggunakan benda keras seperti balok dan batu.

Salah seorang saksi yang melihat korban dalam kondisi yang sudah dipukuli itu, berusaha membawa korban ke rumah sakit.

Namun, korban meninggal dunia sebelum masuk ke rumah sakit.

Setelah dilakukan pemeriksaan pada korban, terdapat 3 luka yang disebabkan senjata tajam.

Diduga motif para pelaku yaitu melakukan aksi balas dendam karena sehari sebelum kejadian pelaku dianiaya oleh korban.

Polisi dilaporkan tiba di lokasi sekitar waktu Magrib untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Dalam olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah pisau berukuran kecil, satu unit handphone merek Redmi milik korban.

Kemudian botol air mineral berisi minuman keras jenis intisari, sepatu bot, serta satu unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah milik korban.

Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi turut diperiksa guna mengungkap pelaku dan kronologi kejadian.

Ipda Ade mengonfirmasi bahwa saat petugas tiba di lokasi tepatnya di Pool Bus MGI, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka mengerikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.