TRIBUNPALU.COM, PALU - Gelaran Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah 8 Mei 2026 menunjukkan arah baru yang menjanjikan partai berlambang bintang Mercy.
Agenda lima tahunan itu bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan momentum besar untuk konsolidasi total demi kemenangan di Pemilu dan Pilkada mendatang.
Diketahui, Anwar Hafid masih menjadi figur tunggal yang diinginkan kader di tingkat kabupaten dan provinsi untuk kembali menakhodai DPD Demokrat Sulteng.
Kepemimpinannya berhasil menjaga marwah partai dan menjadi perekat seluruh kader di Bumi Tadulako.
Namun, Musda Demokrat Sulteng kali ini akan menghadirkan komposisi kepengurusan yang lebih segar dan progresif.
Figur kuat kini tengah digadang-gadang kader untuk mendampingi Anwar Hafid dalam jajaran elite pengurus.
Baca juga: Pendaftaran Calon Ketua Demokrat Sulteng Dibuka 2–7 Mei 2026
Figur itu adalah Reny A Lamadjido yang kini menjabat Wakil Gubernur Sulawesi Tengah yang memiliki basis massa riil dan rekam jejak birokrasi yang mumpuni.
Selain itu, ada Syarifudin Hafid, kader potensial yang dikenal memiliki jejaring kuat dan pemahaman mendalam terhadap struktur akar rumput partai.
Mantan Sekretaris DPD Demokrat Sulteng Talitti Paluge menyebutkan, kolaborasi antara Anwar Hafid, Reny Lamadjido, dan Syarifudin Hafid menjadi "Dream Team" untuk membawa Demokrat meraih kemenangan besar, baik di tingkat lokal maupun kontribusi suara untuk nasional.
Dia menilai, partai perlu melakukan langkah strategis melalui gerakan #Reset.
Menurutnya, kemenangan besar hanya bisa diraih jika struktur pengurus ke depan diisi SDM berkualifikasi tinggi.
"Dua figur seperti Reny dan Syarifudin harus diberikan ruang dan posisi strategis untuk mengeksekusi program pemenangan partai. Kita butuh pengurus yang kompak, bersinergi, dan memiliki integritas," ujar Talitti kepada TribunPalu.com, Minggu (3/4/2026).
Ia menekankan pentingnya aspek profesionalitas dalam pemilihan pengurus pada Musda 8 Mei mendatang.
Standar kualifikasi SDM yang baik menjadi syarat mutlak agar mesin partai dapat bergerak efektif hingga ke tingkat ranting.
"Musda yang akan digelar dalam hitungan hari itu menjadi titik balik bagi Demokrat Sulteng. Dengan semangat transformasi, partai bertekad untuk tidak hanya sekadar menjadi peserta pemilu, tetapi menjadi pemenang utama yang membawa perubahan bagi masyarakat Sulawesi Tengah," pungkas Talitti.
Baca juga: AHY Dijadwalkan Buka Musda Demokrat Sulteng Ke-5
Diketahui, Anwar Hafid menahkodai Demokrat Sulteng sejak 2011.
Di bawah kepemimpinannya, Demokrat Sulteng melalui pasang surut di Pemilihan Legislatif.
Pada Pileg 2014, Partai Demokrat memperoleh 6 kursi di DPRD Sulteng kemudian menjadi empat kursi di Pileg 2019.
Puncaknya, Partai Demokrat berhasil menempatkan kadernya sebagai Wakil Ketua DPRD Sulteng di Pileg 2024 dengan perolehan delapan kursi.
Di tahun yang sama, Demokrat Sulteng juga memenangkan Pilgub Sulteng dengan mengusung Awar Hafid-Reny A Lamadjido.
Reny A Lamadjido yang berlatang berlakang birokrat kemudian bergabung Partai Demokrat usai memenangkan Pilkada.(*)