Jelang ke Makkah, Jemaah Haji Riau Kirim Oleh-oleh Lebih Dulu
M Iqbal May 03, 2026 10:29 PM

Laporan Belli Nasution dan Suyanto 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MAKKAH - Ada satu pemandangan yang mungkin tidak banyak dibayangkan orang sebelum berangkat haji: oleh-oleh sudah lebih dulu sampai ke Indonesia, sementara jemaahnya masih bersiap melanjutkan perjalanan ibadah. Itulah yang kami rasakan menjelang keberangkatan dari Madinah menuju Makkah, ketika koper-koper belanja justru lebih dulu dikirim ke tanah air melalui layanan kargo yang langsung menjemput ke hotel.

Malam tadi, Sabtu (2/5/2026), suasana di antara jemaah haji Embarkasi Batam Kloter 3 asal Riau terasa berbeda. Ada nuansa persiapan sekaligus haru, karena fase di Madinah selesai. Alhamdulillah, kami sudah bergerak menuju Makkah pada Minggu tadi pagi, 3 Mei 2026, sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Kami mengambil Miqot di Bir Ali dan melakukan ibadah sholat sunnah ihram, dalam persiapan melakukan ibadah umroh tamattu malam nantinya.

Sehari sebelumnya, kami juga telah mendapatkan pembekalan teknis keberangkatan yang cukup lengkap. Ketua kloter, Faulina Rizka, M.Pd, memberikan arahan terkait teknis perjalanan, sementara Ustaz Devi Apriato, Lc., M.Ag menjelaskan mekanisme keberangkatan secara rinci. 

Tidak ketinggalan, pemantapan manasik kembali diberikan oleh Ustaz Dr. Zulkarnain Umar, M.Si., M.Ag, sehingga kami merasa lebih siap secara pemahaman untuk memasuki fase ibadah berikutnya di Makkah.

Selama di Madinah, sebagian besar jemaah juga telah berhasil menyelesaikan ibadah arbain, yakni salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi. Ini menjadi capaian yang cukup membahagiakan bagi kami, karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan tersebut dengan kondisi yang mendukung seperti tahun ini.

Secara psikologis, suasana hati jemaah juga terasa cukup baik. Semangat beribadah masih terjaga, bahkan cenderung meningkat menjelang keberangkatan ke Makkah. Kondisi ini turut berdampak pada kebugaran fisik jemaah yang secara umum masih dalam keadaan baik, meskipun aktivitas ibadah cukup padat setiap harinya.

Yang menarik, lokasi hotel kami di Madinah memberikan kemudahan yang tidak terduga. Hotel Grand Plaza, tempat kami menginap, berada di kawasan pusat perbelanjaan, sehingga memudahkan jemaah untuk membeli berbagai oleh-oleh khas Arab Saudi.

Bahkan, sebagian jemaah sudah lebih dulu 'melontar riyal' untuk berbelanja kebutuhan keluarga di tanah air. Prosesnya pun cukup praktis, karena layanan pengemasan hingga pengiriman dilakukan langsung oleh jasa kargo yang datang ke hotel.

Dengan sistem ini, oleh-oleh yang dibeli jemaah tidak perlu dibawa selama perjalanan ibadah selanjutnya. Bahkan, sebelum kami kembali ke Indonesia, barang-barang tersebut diperkirakan sudah lebih dulu sampai di rumah masing-masing. Ini tentu menjadi kemudahan tersendiri, terutama bagi jemaah yang ingin lebih fokus menjalani ibadah tanpa terbebani barang bawaan.

Kini, menjelang keberangkatan ke Makkah, fokus kami kembali pada kesiapan diri, baik secara fisik maupun mental. Perjalanan selanjutnya akan menjadi puncak dari rangkaian ibadah haji yang telah kami nantikan sejak lama.

Dengan berbagai pengalaman yang telah dilalui di Madinah, kami berharap proses ibadah di Makkah nantinya dapat berjalan dengan lancar. Semoga setiap langkah yang kami jalani menjadi bagian dari ibadah yang diterima dan membawa keberkahan, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi keluarga yang menanti di tanah air.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.