Jelang Iduladha 2026, Balai Karantina Perketat Pengecekan Sapi Kurban yang Masuk via Pelabuhan Priok
Satrio Sarwo Trengginas May 03, 2026 11:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta memperketat prosedur pemeriksaan hewan kurban yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjelang Iduladha 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sapi yang didatangkan dari luar daerah dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular.

Pemeriksaan dilakukan sejak kapal ternak bersandar di dermaga dengan melibatkan tim dokter hewan karantina.

Sebanyak 550 ekor sapi asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, menjadi salah satu pengiriman yang diperiksa secara menyeluruh pada Minggu (3/5/2026) malam.

Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, mengatakan proses pemeriksaan diawali dari pengecekan dokumen administrasi.

"Petugas naik ke atas alat angkut untuk melakukan pemeriksaan dokumen dan administrasi," ujar Amir.

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, pemeriksaan dilanjutkan pada kondisi fisik hewan.

Petugas mengecek suhu tubuh, kondisi fisik, serta tanda-tanda klinis penyakit pada setiap sapi.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter hewan karantina untuk memastikan hewan layak didistribusikan.

"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat," katanya.

Selain itu, petugas juga menerapkan prosedur biosekuriti guna mencegah penyebaran penyakit.

Penyemprotan disinfektan dilakukan terhadap alat angkut dan hewan sebelum proses pembongkaran.

Langkah ini menjadi bagian dari antisipasi terhadap penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga antraks.

Setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai, sapi yang dinyatakan sehat baru diperbolehkan turun dari kapal.

Selanjutnya, hewan ternak tersebut didistribusikan ke berbagai daerah tujuan sesuai kebutuhan.

Sebanyak 250 ekor sapi diturunkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, sementara 300 ekor lainnya melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru, Riau.

Amir menegaskan, pengawasan dilakukan secara berlapis untuk menjaga keamanan lalu lintas hewan ternak.

Dengan prosedur yang ketat, pihaknya memastikan sapi kurban yang masuk ke wilayah DKI Jakarta dalam kondisi aman.

"Kami memastikan sapi-sapi yang masuk telah melalui pemeriksaan ketat dan dinyatakan sehat sebelum didistribusikan," tutupnya.

Berita terkait

  • Baca juga: 550 Sapi Kurban Asal Kupang Tiba di Tanjung Priok, Dipastikan Bebas Penyakit Menjelang Iduladha
  • Baca juga: 900 Sapi Kurban Disiapkan Dharma Jaya, Pemprov DKI Ingatkan Pentingnya Ramah Lingkungan dan Higienis
  • Baca juga: 138 Kg Organ Hewan Kurban Tak Layak Konsumsi di Jaktim Dimusnahkan , Ada Paru hingga Jantung

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.