SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Sebuah kandang ternak di Dusun Ketidur, Desa Pesanggrahan, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, hangus terbakar, pada Minggu (3/5/2026).
Dampak kebakaran mengakibatkan dua ekor kambing yang hendak dijual sebagai hewan kurban mati, dan kerugian mencapai sekitar Rp 6 juta.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, petugas Damkar Pos 2 Mojosari diterjunkan ke lokasi merespon cepat laporan masyarakat terkait kejadian kebakaran kandang ternak di Kutorejo.
"Petugas kami segera ke lokasi kebakaran tempat usaha (Kandang Ternak Kambing) di Desa Pesanggrahan sekitar pukul 11.10 WIB," ujar Rinaldi.
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang menghanguskan kandang kambing berukuran sekitar 4,5 x 7 meter persegi.
Baca juga: 7 Kepala Sekolah Baru di Kota Mojokerto Resmi Dilantik Wali Kota Ning Ita
Berdasarkan keterangan pemilik kandang ternak bernama Subakrul diduga penyebab kebakaran akibat anak kecil yang bermain api (Korek api) di sekitar kandang sehingga merembet hingga memicu peristiwa tersebut.
Warga berupaya menyelamatkan sejumlah ekor kambing di dalam kandang yang terbakar.
"Api berhasil dipadamkan sekira pukul 11.50 WIB," ucap Rinaldi.
Pemilik kandang kambing, Subakrul mengaku dirinya baru mengetahui api sudah membesar membakar kandang ternaknya.
"Tadi saya dikabari ada api di kandang ternak di belakang rumah, sudah menyala besar," jelasnya.
Akibat kebakaran, satu ekor kambing miliknya hangus terbakar.
Sementara, satu ekor kambing sekarat dan terpaksa disembelih di tempat.
"Dua kambing pejantan mau dijual untuk kurban, kerugiannya ya kalau satu ekor biasanya laku Rp 3 juta," pungkasnya.
Danru Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto menambahkan, lima personel Pos 2 Mojosari diterjunkan untuk memadamkan kebakaran tempat usaha kandang ternak kambing.
"Petugas berhasil memadamkan api sekitar 30 menit, lokasi kandang ternak berada di belakang rumah," tukasnya. (don)