Tribunlampung.co.id, Sukabumi - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Cianjur, tepatnya di depan Toko Cahaya Ibu, Kampung Margawangi, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (3/5/2026) malam.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 18.55 WIB, melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 3043 OD dan truk tronton Isuzu Giga bernomor polisi T 9817 AB.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun kepolisian, sepeda motor yang dikendarai ZN saat itu melaju dari arah Sukalarang menuju Sukaraja di belakang truk tronton yang dikemudikan DDW.
Situasi jalan yang ramai membuat kendaraan besar tersebut melaju konstan di jalurnya, sebelum akhirnya korban diduga mencoba mengambil lajur untuk mendahului dari sisi kiri.
Upaya mendahului itu diduga tidak berjalan mulus. Pada saat bersamaan, jarak kendaraan yang terlalu dekat membuat bagian setang sepeda motor bersentuhan dengan sisi kanan bak truk.
Kontak singkat tersebut langsung memicu hilangnya keseimbangan pada motor korban.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sementara, kecelakaan diduga terjadi saat pengendara sepeda motor berusaha mendahului kendaraan truk di depannya, namun kurang memperhatikan jarak aman sehingga terjadi kontak dengan bagian samping kendaraan truk,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Andika Pratistha, Senin (4/5/2026).
Setelah bersenggolan, ZN terjatuh ke arah kiri badan jalan dan berada tepat di jalur roda tengah truk yang masih melaju.
Dalam hitungan detik, korban tidak sempat menghindar dan langsung terlindas kendaraan besar tersebut.
“Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor terjatuh dan terlindas roda tengah truk, hingga mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian,” tambah Andika.
Insiden itu juga menyebabkan sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah di bagian bodi dan rangka. Sementara arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat karena banyaknya warga yang berhenti menyaksikan kejadian tersebut.
Petugas Satlantas Polres Sukabumi Kota yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi jenazah korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.
Jenazah ZN kemudian dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH untuk proses lebih lanjut.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan kepolisian untuk pendalaman lebih lanjut, termasuk pemeriksaan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian guna memastikan detail peristiwa.
“Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan kami. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan, khususnya kendaraan besar,” tegas IPDA Andika.
sumber: Tribun Jabar