SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya menunjukkan bahwa sportivitas berada di atas segalanya saat menjamu PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya pada Sabtu (2/5/2026).
Meski menang telak 4-0 dan memastikan tim tamu terdegradasi ke kasta kedua, Liga 2 (championship) musim depan, skuat Bajul Ijo memberikan penghormatan luar biasa.
Respek ditunjukkan Persebaya, dengan mengajak para pemain PSBS Biak menyanyikan anthem "Song For Pride" bersama-sama di tengah lapangan.
Setelah pertandingan berakhir, kedua tim awalnya saling memberikan penghormatan, dan berjabat tangan.
Akan tetapi tidak berhenti di situ, skuat Persebaya tiba-tiba mengajak seluruh pemain PSBS Biak untuk berkumpul di tengah lapangan, dan bersama-sama menyanyikan anthem Persebaya, “Song For Pride”.
Hal ini tergolong tidak wajar dilakukan karena biasanya prosesi tersebut hanya dilakukan oleh tim Persebaya tanpa melibatkan tim lawan.
Media Officer Persebaya, Jonathan Yohvinno, menyebutkan tindakan empati juga ditunjukkan oleh jajaran tim pelatih.
“Pelatih Bernardo Tavares bahkan menunggu PSBS Biak keluar dari ruang ganti untuk memberikan semangat kepada pemain, pelatih, dan ofisial mereka,” kata Jonathan Yohvinno.
Momen sportivitas lainnya diperlihatkan oleh Francisco Rivera yang memilih tidak melakukan selebrasi saat mencetak gol keduanya yang memastikan kemenangan 4-0 atas PSBS Biak.
Sikap tersebut menjadi simbol bahwa sepak bola bukan sekadar tentang hasil, tetapi juga tentang rasa hormat dan kemanusiaan di dalamnya.
Meski sudah dipastikan terdegradasi, PSBS Biak masih akan menjalani tiga laga sisa, yaitu menjamu Dewa United (8/5/2026), menjamu Arema FC (15/5/2026), dan terakhir bertandang ke markas Bhayangkara FC (23/5/2026).
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pesan khusus kepada PSBS Biak yang tetap tampil maksimal pada masa-masa sulit mereka.
Hal itu termasuk saat menghadapi Persebaya, di mana mereka sempat memberikan perlawanan yang memaksa babak pertama berakhir imbang 0-0.
Baca juga: Blunder Lini Belakang Jadi Biang Kerok Kekalahan Arema FC Atas Persik Kediri
"Saya mengucapkan selamat kepada mereka (PSBS Biak), karena kalian menunjukkan sikap yang sangat baik di sini," kata Bernardo Tavares.
"Jadi saya berharap Biak dapat menunjukkan sikap ini di pertandingan selanjutnya. Karena dengan cara ini, mereka mewakili klub dengan baik," pungkasnya.
Milos Raickovic yang menjadi bintang ketika Persebaya menang atas PSBS Biak sempat melakukan selebrasi unik.
Selebrasi ditunjukkan Milos dengan ekspresi menyilangkan tangan kiri di depan dada, sementara tangan kanan menunjuk tangan satunya seperti menunjukkan waktu.
"Artinya waktu akan membuktikan kualitas. Ini bukan tentang sepak bola, ini tentang kehidupan. Waktu sangat penting dalam kehidupan saya," kata Milos Raickovic usai laga.
Milos memang sempat menemui kesulitan di Persebaya karena dalam 27 laga awal hanya mencatatkan satu assist, sebuah torehan yang minim bagi seorang gelandang asing.
Baca juga: Aremania Protes Bakar-Bakar di Depan Kantor Arema FC Usai Singo Edan Kalah Telak Lawan Persik Kediri
Namun, di era Bernardo Tavares, Milos mulai menemukan sentuhan terbaiknya, termasuk tampil memukau dalam tiga laga terakhir dengan berhasil mencetak tiga gol.
"Tapi seperti yang saya sampaikan sebelumnya, paling penting tim menang dan tiga pertandingan clean sheet," ujar Milos Raickovic.
Dalam laga tersebut, gelandang asal Montenegro itu mencetak dua gol pada menit ke-53 dan (66'), serta dua gol lainnya dicetak oleh Francisco Rivera menit ke-75 dan (81').
Dalam tiga pertandingan terakhir, Persebaya terus berada dalam jalur positif dengan menyapu bersih kemenangan serta mencatatkan clean sheet dan produktif mencetak 10 gol.
Hasil tersebut diraih saat menang 0-2 dari Malut United (23/4/2026), menang 0-4 dari Arema FC (28/4/2026), dan terakhir mengalahkan PSBS Biak 4-0.
"Jadi kami sangat puas dengan kemenangan ini, akan terus berjuang untuk peringkat klasemen yang lebih baik," tambah Milos.
Baca juga: Seusai Dibantai Persebaya, Kini Arema FC Dibekuk Persik Kediri pada Derby Jatim dengan Skor 3-2
Tambahan tiga poin ini membuat Persebaya naik ke peringkat empat klasemen sementara dengan poin 51, menggeser Malut United yang mengoleksi 49 poin (dengan catatan Malut United belum memainkan laga pekan ini).
"Kami terus berkembang, kami akan bekerja keras lagi. Kami perlu fokus hingga kompetisi selesai. Tinggal tiga pertandingan, dua away dan satu laga kandang," kata Milos.
Tiga pertandingan sisa Persebaya adalah bertandang ke markas Persis Solo (9/5/2026), menyambangi kandang Semen Padang (15/5/2026), dan terakhir menjamu Persik Kediri (23/5/2026).
"Kami coba mendapat sebanyak mungkin poin sebisa kami, dan menunjukkan kualitas setiap pertandingan," tutup Milos.