TRIBUNMANADO.CO.ID - Peringatan hari Buruh International atau May Day di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) kota Manado, provinsi Sulawesi Utara (Sulut), berlangsung semarak, Senin (4/5/2026).
Ribuan buruh dari enam Konfederasi hadir.
Mereka berkesempatan menyampaikan tuntutan lewat perwakilan di hadapan Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Tak hanya itu, para Buruh mengikuti aksi sosial seperti bersih bersih, donor darah serta beroleh sembako dan pemeriksaan kesehatan.
Baca juga: Sosok Tahlis Gallang Putra Bolmong Dilantik Jadi Sekprov Sulut, Ini Rekam Jejak Lengkapnya
Gubernur Sulut Yulius Selvanus hadir bersama Wagub Victor Mailangkay.
Hadir pula Forkopimda.
Ketua Panitia kegiatan Lucky Sanger dalam sambutannya mengatakan, tercatat 1500 buruh yang menghadiri kegiatan tersebut.
"Hadir 1500 buruh dari enam Konfederasi," katanya.
Sebut dia, berbagai kegiatan diikuti para buruh, diantaranya orasi serta bersih lingkungan.
Ada pula kegiatan bersih lingkungan, pasar murah, donor darah, pemeriksaan kesehatan serta pembagian sembako.
Ia menuturkan, May Day dalam sejarahnya adalah simbol perjuangan kaum Buruh untuk beroleh hak hak dasar.
Di masa kini, May Day menjadi ruang refleksi atas kondisi ketenagakerjaan selama ini.
"Tantangan baru dialami para Buruh di era saat ini, hal ini perlu kita suarakan, berbagai persoalan butuh perhatian bersama," katanya.
Dirinya menegaskan, May Day bukanlah kegiatan seremonial.
Tapi sebuah gerakan sosial yang memberi dampak nyata. (Art)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini