Insanul Fahmi Soroti Kejanggalan Syarat Damai Pihak Wardatina Mawa, Laporan Inara Rusli Ikut Dibahas
Achmad Maudhody May 04, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Insanul Fahmi soroti kejanggalan syarat damai Wardatina mawa, laporan Inara Rusli ikut dibahas.

Kisruh antara pasangan suami-istri asal Medan, Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa yang menyeret selebgram Inara Rusli belum kunjung reda.

Insan diketahui dilaporkan Mawa atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan ke Polda Metro Jaya setelah Mawa mendapati bukti rekaman CCTV di rumah Inara Rusli.

Di sisi lain, Inara yang tak terima rekaman itu bocor ke tangan Mawa lantas membuat laporan ke Bareskrim Polri atas dugaan ilegal akses.

Meski merupakan dua kasus berbeda, namun ada keterkaitan antara dua kasus ini yang kini jadi sorotan pihak Insan.

Pihak Insan bahkan mengendus ada kejanggalan menyangkut kasus tersebut dalam proses mediasi dengan pihak Mawa.

Hal ini diungkap oleh kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto.

"Tadi saya sudah mendampingi Insanul ada acara mediasi di Polda Metro Jaya."

"Isi dari mediasi itu ternyata dari pihaknya mawa menyampaikan kepada penyidik dan juga kepada klien kami Insanul Fami bahwa syarat daripada restorative justice adalah meminta mencabut laporan di Bareskrim," ungkap Tommy, dikutip dari YouTube Rasis Entertainment, Senin (4/5/2026).

Tommy lantas dibuat bingung dengan permintaan dari pihak Mawa.

Baca juga: Dikira Sudah Melahirkan, Alyssa Daguise Istri Al Ghazali Klarifikasi Kondisi Janin di Dalam Perut

Padahal menurutnya, dalam laporan ilegal akses, Mawa hanya berstatus sebagai saksi.

Sementara laporan tersebut yakni bertujuan untuk membongkar siapa dalang yang memberikan CCTV yang diduga berisikan hubungan intim antara Insanul dan Inara.

"Ada apa ini? Kita melihat tidak ada hubungannya nih Mawa terhadap kasus ilegal akses ini, walaupun Mawa sebagai saksi," ucap Tommy.

"Kita jadi terbingung nih, ada apa ini kok harus dicabut," lanjutnya.

Dikatakan Tommy, sejak awal pihaknya menduga ada pihak lain yang sengaja memberikan rekaman CCTV kepada Mawa untuk dijadikan bukti.

Melihat ada kejanggalan, Tommy pun meminta media untuk terus mengawal kasus ilegal akses yang sampai saat ini masih berjalan di Bareskrim.

"Kita kan mensinyalir ada beberapa dugaan bukan kepada Mawa ya, bukan kepada Mawa tapi kok minta dicabut. Ini rekan-rekan media
tolong kawal kasus ini ya di Bareskrim di cyber kok minta dicabut."

"Kalau dicabut tandanya kita menduga ya kuat ada suatu permufakatan di sini," tutur Tommy.

Saksi Mahkota di Kasus Ilegal Akses CCTV Inara Rusli Muncul

Belakangan, mantan sopir Inara Rusli, Agung Maryanto telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ilegal akses itu.

Namun, penetapan Agung sebagai tersangka masih membuat pihak Inara tak puas.

Mereka meyakini ada lebih dari satu tersangka dalam kasus ilegal akses ini, termasuk terseretnya Mawa dan mantan suami Inara, Virgoun.

Pihaknya lantas mengeklaim telah mengantongi satu orang saksi mahkota berinisial D.

"Dan kami sudah menyiapkan saksi mahkota. Kita sudah layangkan juga suratnya ke Bareskrim ya, bahwa minta tolong saksi mahkota yang mengetahui siapa aktor intelektual pencurian CCTV atau ilegal akses di rumah Inara Rusli untuk secepat mungkin diperiksa," pinta Dedy DJ, kuasa hukum pihak Inara, dikutip dari YouTube Cumicumi.

"Saksi mahkota berinisial D," lanjutnya.

Dedy menyebut, D sempat bertemu dengan Mawa, bahkan mengetahui siapa yang memerintahkan pengambilan CCTV itu.

"Saksi mahkota ini sudah ketemu dengan M, dan siapa yang memerintahkan pengambilan CCTV secara melawan hukum. Itu semua sudah clear, kita sudah mengantongi," tandasnya.

Ia juga mengeklaim memiliki video dan rekaman suara sebagai bukti.

"Kita punya videonya, kita punya rekamannya. Itu nanti kita hadirkan akan sampaikan ke Mabes Polri, supaya Mabes Polri mengkaji lagi. Jadi tidak hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana ilegal akses ini," tegasnya.

Di momen itu, Dedy mengungkapkan rasa tidak puasnya karena hanya ada satu tersangka dalam kasus ini.

"Terkait laporan di Mabes Polri kita sudah mengantongi inisial A sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana ilegal akses atau pencurian CCTV di rumah Inara Rusli," jelas Dedy memulai kalimatnya, 

Ia kemudian menyampaikan keberatannya dengan penetapan tersangka A itu.

"Kami jujur ya, kalau hanya inisial A yang ditetapkan sebagai tersangka, kami sangat keberatan ya. Di mana kepastian hukum, di mana keadilan bagi korban?" selorohnya.

Dedy mengaku telah mendesak polisi untuk membuka kasus ini secara terang-benderang.

"Sehingga kami menyiapkan surat ke Mabes Polri ya untuk meminta kepada Mabes Polri dibuka seluas-luasnya, jangan sampai ada yang ditutupin ya," imbuhnya.

Pihaknya kembali menguraikan sejumlah inisial yang terkait dengan kasus ini.

"Inisial yang saya sampaikan, ada inisial A, inisial S, inisial M, inisial V, ada inisial Y, kan ada inisial istrinya A. Ini kita minta dibuka handphone secara clear, biar lebih terang-benderang siapa orang-orang yang terlibat gitu loh," tandas Dedy.

Proses Cerai Bergulir

Pernikahan Wardatina Mawa dengan Insanul Fahmi berada di jurang perpisahan.

Pada 26 Februari 2026 lalu, Mawa sapaan akrabnya, melayangkan gugatan cerai terhadap sang suami di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan, Sumatra Utara.

Langkah tersebut diambil Mawa setelah dugaan perselingkuhan Insanul dengan selebgram Inara Rusli alias Inarasati.

Di tengah proses cerai yang dijalani, melalui Instagram pribadinya @wardatinamawa, Mawa mengunggah video momen hangat melepas rindu bertemu sang anak.

Tampak sahabat Fairuz A Rafiq itu memeluk erat putranya.

Pada caption, konten kreator asal Medan itu menyinggung soal trauma dan luka.

Ia akan mengusahakan agar putra sematawayangnya tidak tumbuh dengan trauma dan luka di dalam hatinya, buntut perceraian orang tua.

"Nak, uma usahakan hari-hari kamu bahagia ya…
tidak ada tumbuh trauma di hatimu,
tidak ada luka yang diam-diam kamu simpan sendirian," tulis Mawa, dikutip Senin (20/4/2026).

Mawa bertekad terus belajar menjadi ibu yang baik, tempat sang anak belajar dan bertumbuh.

"Tenang ya nak, masih ada umma di sini…
Uma mungkin tidak sempurna,
tapi uma akan terus belajar…
belajar jadi tempat paling aman buat kamu,
tempat kamu bisa jadi diri sendiri," lanjutnya.

Lebih lanjut, konten kreator berusia 26 tahun itu berharap, putranya dapat tumbuh menjadi pribadi yang hangat, kuat, namun tetap lembut.

Mawa berjanji akan terus mendoakan, menguatkan, serta mencintai anaknya.

"Nak, tumbuhlah dengan hati yang hangat,
dengan jiwa yang kuat tapi tetap lembut.
Dan kalau suatu hari kamu jatuh,
ingat ya… uma selalu di sini,
menguatkanmu, mendoakanmu,
dan mencintaimu tanpa syarat (emoji hati)

Sayang nnannn," tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.