Berkah Idul Adha: Harga Jerami di Kebumen Melonjak 2 Kali Lipat, Pakan Didatangkan dari Luar Daerah
Rustam Aji May 04, 2026 08:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN – Momentum Idul Adha 1447 H menjadi ladang rejeki bagi para penjual pakan ternak di Kabupaten Kebumen.

Meningkatnya jumlah hewan kurban di penampungan dan peternakan memicu lonjakan permintaan jerami hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Kenaikan Omzet Signifikan Ahmad (40), seorang penjual pakan asal Desa Tanjungsari, Kecamatan Petanahan, mengungkapkan bahwa dirinya kini mampu menjual rata-rata 20 ikat jerami dalam sehari. Angka ini naik signifikan dibanding kondisi normal yang hanya berkisar di angka 10 ikat per hari.

"Permintaan sedang banyak sekali. Hari ini saja bisa tembus 20 ikat sehari," kata Ahmad saat ditemui di sela aktivitasnya mengangkut jerami di wilayah Petanahan, Senin (4/5/2026).

Stok Didatangkan dari Luar Kota Tingginya antusiasme pembeli membuat stok jerami lokal di wilayah Kebumen mulai menipis. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang membeludak, Ahmad terpaksa berburu bahan baku pakan hingga ke luar daerah.

Baca juga: Truk Tronton Rem Blong Picu Tabrakan Beruntun di Exit Tol Bawen, Satu Sopir Terjepit

"Selain mengambil dari lokal Kebumen, saya juga ambil pasokan dari luar daerah seperti Kabupaten Purworejo. Harus ambil dari luar karena permintaan di sini meningkat tajam," jelasnya.

Harga dan Target Pasar Untuk harga jual, Ahmad mematok tarif yang cukup kompetitif di pasaran. Di sekitar Pasar Petanahan, satu ikat jerami dijual seharga Rp 15.000. Namun, bagi pelanggan tetap atau peternak langganan, ia memberikan harga khusus.

"Untuk pelanggan biasanya saya kasih harga Rp 12.500 per ikat," tambahnya.

Fenomena lonjakan permintaan pakan ini diprediksi akan terus berlangsung hingga hari H Idul Adha, seiring dengan semakin banyaknya hewan kurban yang masuk ke wilayah pemukiman warga dan masjid-masjid sebelum hari penyembelihan.(Ais)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.