Suporter Juku Eja Dilarang ke Stadion, Polisi Nonton Tim Polisi Takluk dari PSM Makassar
Sudirman May 04, 2026 10:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - PSM Makassar mengalahkan Bhayangkara FC 2-1 pekan ke-31 Super League.

Laga PSM Makassar vs Bhayangkara FC di Stadion BJ Habibie, Senin (4/52026).

Bhayangkara FC merupakan klub milik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

CEO Bhayangkara FC ialah Irjen Agus Suryonugroho.

Pantauan Tribun-Timur.com di Stadion BJ Habibie Parepare, suasana stadion terlihat sepi.

Laga-laga sebelumnya, 20 menit sebelum kick off ribuan suporter sudah memadati areal Stadion BJ Habibie Parepare.

Baca juga: Dua Skenario PSM Makassar Kunci Tiket Super League Pekan Depan Usai Taklukkan Bhayangkara FC

Tribun penonton hanya diisi keluarga pemain, pejabat dan anggota kepolisian.

Polisi yang menonton adalah petugas keamanan yang berjaga.

Tepat di depan pintu masuk stadion, berjejer sejumlah mobil dinas anggota kepolisian seperti kendaraan dari Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda.

Salah seorang warga yang berada tinggal di dekat area stadion Ferdy mengatakan, laga kandang PSM Makassar kali ini sangat sepi.

Stadion hanya didatangi anggota kepolisian.

"Tidak ada penonton, sepi sekali. Anggota polisi ji banyak," katanya kepada Tribun-Timur.com.

Biasanya halaman rumahnya sudah dipenuhi kendaraan suporter.

Namu kali ini, tidak ada satu pun kendaraan yang terparkir di halamannya.

"Biasa ada suporter parkir kendaraan, tapi sekarang tidak," ungkapnya.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, mengatakan sebanyak 343 kemanan yang siaga laga PSM Makassar vs Bhayangkara.

Terdiri dari 179 Polri, 20 TNI dan Satpol PP 19 orang. Kemudian ditambah 120 steward.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel mengeluarkan surat edaran laga PSM Makassar vs Bhayangkara FC tanpa penonton.

Pertemuan PSM Makassar vs Bhayangkara FC berdekatan hari besar di awal Mei yang kemungkinan terjadi unjuk rasa.

Belum lagi, beberapa event besar yang digelar berdekatan dengan jadwal pertandingan.

PSM Solid

Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya usai skuad Juku Eja berhasil mengamankan poin penuh atas Bhayangkara FC dalam laga krusial pekan ke-31 Super League 2025/2026.

Ahmad Amiruddin mengatakan, kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pembuktian atas kepercayaan yang diberikan manajemen.

Manajemen PSM tetap solid menjaga kondusivitas tim di masa-masa sulit ini.

"Saya mau mengucap terima kasih, utamanya ke manajemen yang sampai hari ini masih percaya ke kami semua, bahwa kami bakalan keluar dari kondisi ini," katanya saat sesi konferensi pers usai laga.

Keberhasilan Juku EJa memecah kebuntuan lewat gol Luca Cumic di babak kedua diakui Amiruddin sebagai buah dari kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi.

Apa yang terlihat di lapangan merupakan cerminan dari progres positif yang ditunjukkan para pemain selama sesi latihan.

Para pemain mampu mengaplikasikan rencana strategi dengan matang meskipun bermain di bawah tekanan tinggi dan tanpa dukungan penonton di tribun.

"Kemenangan ini karena memang kerja keras pemain. Selama di latihan, mereka memperlihatkan progres yang sangat bagus," ungkapnya.

"Alhamdulillah, tadi apa yang kita rencanakan di latihan, mereka aplikasikan di pertandingan. Maka dengan itu, kemenangan ini adalah kemenangan bersama," lanjutnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.