TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Luka seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Konawe Selatan (Konsel), inisial A (12), diduga menjadi korban pencabulan oleh oknum TNI, Sertu MB.
Korban dilaporkan mengalami depresi berat hingga menunjukkan perilaku yang mengkhawatirkan.
Kondisi psikologis korban saat ini berada di titik nadir.
Anak malang tersebut kini lebih banyak mengurung dan menarik diri dari lingkungan sosial.
Tante A, DE (33), mengatakan kepedihan yang harus disaksikan keluarga setiap harinya.
Baca juga: Sertu MB Masih Buron, Denpom XIV/3 Kendari Gandeng Polda Sultra Buru Oknum TNI Pelaku Dugaan Asusila
Selama berada di rumah neneknya, A seolah kehilangan keceriaan masa kecilnya.
Ia enggan keluar rumah dan hanya diam membisu saat berada di tengah keluarga.
Namun, saat sendirian, emosi yang terpendam itu meledak secara menyakitkan.
"Kondisi korban semakin memprihatinkan karena mengalami depresi berat. Ia sering mencakar tubuhnya sendiri hingga luka dan menangis histeris karena ketakutan,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Rasa takut yang berlebihan tersebut muncul secara tiba-tiba, membuat pihak keluarga merasa sangat terpukul melihat penderitaan yang dialami sang anak.
Baca juga: Awal Mula Dugaan Asusila Oknum TNI di Konawe Selatan, Beraksi Saat Korban Singgah Sepulang Sekolah
Meski keluarga telah bergerak cepat dengan menghadirkan pendampingan dari psikolog anak, pemulihan mental korban ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Hingga saat ini, belum ada perubahan signifikan pada kondisi mentalnya.
“Pendampingan dari psikolog sudah ada, tetapi belum terlihat perkembangan yang berarti. Kami terus berupaya agar korban mendapatkan pemulihan yang lebih baik,” jelasnya.
Saat ini, keluarga masih terus berkoordinasi dengan tenaga profesional untuk memberikan perawatan intensif bagi psikologis korban.
Di sisi lain, harapan besar digantungkan pada proses hukum yang sedang berjalan.
Baca juga: Kodim Kendari Terbitkan DPO Oknum TNI Diduga Cabuli Murid SD di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara
Pihak keluarga mendesak agar proses hukum terhadap Sertu MB dari Kodim 1417 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilakukan secara transparan dan tegas. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)