Derickson Lie, Siswa SMA Mondial Masuk OSN Biologi Internasional, ke Lithuania Wakili Indonesia 
Eko Setiawan May 05, 2026 12:07 AM

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Provinsi Kepri patut berbangga. Salah satu siswa dari Batam, Provinsi Kepri yakni siswa SMA Mondial bernama Derickson Lie masuk ke Olimpiade Sains Nasional (OSN) Biologi tingkat Internasional.

Ia bersama perserta dari pulau Jawa akan mengikuti OSN Biologi di Vilnius, Lithuania, pada 12-19 Juli 2026 mendatang.

Kepala Sekolah SMA Mondial Reynold Sirait Spd,MM mengatakan Derickson Lie menorehkan prestasi dengan meraih medali emas OSN Biologi tingkat Nasional tahun 2025 dan akan segera berangkat ke Eropa untuk mengikuti Olimpiade Biologi Internasional.

“Kami bangga karena anak ini bisa sampai ke tingkat dunia. Dia mengikuti seleksi ini mulai dari tingkat sekolah kemudian tingkat Kota, lalu tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional yang diadakan 
di Jawa Timur,” katanya.

Ia menyebut ada empat orang yang akan berangkat yakni Talita Alya Nabilah,Derickson Lie, Sabrina Yeira Arisandra dan satu lagi saya lupa namanya berasal dari Pulau Jawa dari sekolah unggulan,” kata Reynold, Senin (4/5/2026).

Ketua Yayasan Sekolah Mondial Drs Rahman Usman mengatakan siswa di sekolah Mondial banyak yang diterima lolos ke perguruan tinggi negeri di Indonesia dan luar negeri.

“Saya melihat anak-anak ini menorehkan prestasi dan banyak diterima di luar negeri termasuk universitas terkemuka di Singapura,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Spd, MM mengaku bangga dan mendukung anak Batam masuk ke tingkat nasional bahkan internasional. “Batam tidak kalah saing dengan daerah lain sebagai bukti siswa sekolah Mondial bisa menembus tingkat internasional,” katanya. 

Ia menyebut selain sekolah swasta yang unggul ada juga siswa dari sekolah negeri yang berangkat mengikuti OSN. “Ada siswa dari sekolah negeri terkendala biaya sebisanya kita usahakan membantu karena mereka membawa nama Batam ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Pria yang juga Ketua PGRI Batam itu menyebut, pelajar di Batam tidak kalah dengan daerah lain baik itu tingkat TK,SD, SMP dan SMA tidak kalah saing dengan daerah lain yang maju pendidikannnya di Indonesia.

“Saya melihat siswa sekolah Mondial Derickson Lie ini mampu mengharumkan nama Batam ke tingkat internasional. Kita sangat mendukung anak -anak yang berprestasi ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Cabang Kota Batam, Kasdianto, SPd mengucapkan selamat kepada siswa SMA Mondial Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, yang berhasil mengikuti OSN ke tingkat Internasional. 

“Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Cabang Kota Batam, sangat mengapresiasi prestasi siswa SMA Mondial Kota Batam hingga ke tingkat Internasional, serta mengharumkan Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam secara Nasional dan Internasional. Kami dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Kota Batam mengucapkan selamat dan sukses kepada siswa dan SMA Mondial Kota Batam,” paparnya.

Kompetisi tahunan untuk siswa SMA/MA yang fokus pada biologi sel, molekuler, genetika, anatomi hewan-tumbuhan, dan ekologi, mengacu pada standar IBO.

Seleksi materi uji menekankan pemahaman konsep mendalam dan analisis studi kasus.

Seleksi dilakukan secara berjenjang mulai dari sekolah, kabupaten/kota (daring), provinsi (daring), hingga final tingkat nasional (luring). Pendaftaran dilakukan oleh sekolah melalui portal Pusat Prestasi Nasional
Olimpiade Biologi Internasional ke-37 (IBO 2026) diadakan di Vilnius, Lithuania, pada 12-19 Juli 2026, yang menjadi ajang bergengsi bagi siswa berprestasi di bidang biologi.

Sementara itu, seleksi tingkat nasional (OSN Biologi 2026) diadakan berjenjang oleh Puspresnas dengan final pada September 2026.

Berikut ringkasan informasi terkait IBO 2026 (Tingkat Dunia) berlangsung pada 12-19 Juli 2026 di Universitas Vilnius, Lithuania.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) Jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen) Tahun 2025 di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Selasa (7/10). 

Ajang tahunan yang diikuti 540 siswa terbaik dari 30 provinsi dan 1 Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa OSN bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi wadah pengembangan talenta sains unggul yang berperan penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Melalui OSN, kita tidak hanya mencari pemenang, tetapi menumbuhkan semangat riset, inovasi, dan kreativitas yang menjadi bekal generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya saat itu.

OSN 2025 mempertemukan para pelajar terbaik dari SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat yang berkompetisi dalam sembilan cabang ajang, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Informatika, Kebumian, Ekonomi, dan Geografi. Setiap cabang ajang diikuti oleh 60 peserta yang sebelumnya lolos melalui seleksi berjenjang mulai tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga semi final.

Menurut Menteri Mu’ti, proses panjang seleksi ini merupakan bagian dari pembentukan karakter unggul siswa Indonesia. “Kita dorong peserta didik untuk tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter tangguh, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Ia menambahkan, upaya pengembangan talenta melalui OSN sejalan dengan arah pembangunan pendidikan menuju Indonesia Emas 2045. “Mereka yang hadir di OSN inilah calon peneliti, ilmuwan, dan inovator masa depan yang akan membawa bangsa menuju kemandirian dan kejayaan,” imbuhnya.

“Pelaksanaan OSN ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Indonesia yang unggul dalam sains, berintegritas dalam perilaku, dan berjiwa nasionalis dalam pengabdian,” ujarnya. (*/hat)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.