PSM Aman Tunggu Sabtu: Menang Lawan Bhayangkara, Luka Cumic Pahlawan
Abdul Azis Alimuddin May 05, 2026 01:22 AM

TRIBUN-TIMUR.COM - PSM Makassar meraih kemenangan penting atas Bhayangkara FC pada pekan ke-31 Super League 2025/2026.

Bermain tanpa penonton di Stadion BJ Habibie, Senin (4/5/2026) sore, Pasukan Ramang menang tipis 2-1.

Baca juga: Liga Polisi Super Lucu: Penjaga Lebih Banyak Daripada yang Dijaga

Dua gol kemenangan PSM dicetak Dusan Lagator pada menit ke-47 dan Luka Cumic pada menit ke-71.

Sementara gol balasan Bhayangkara FC lahir melalui Bernard Doumbia di menit ke-49.

Tambahan tiga poin ini mengangkat posisi PSM ke peringkat 13 klasemen sementara dengan 34 poin dari 31 pertandingan.

Sementara Bhayangkara FC tertahan di posisi ketujuh dengan 47 poin.

Hasil tersebut membuat PSM menjauh dari ancaman degradasi.

Juku Eja kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dari tiga laga tersisa untuk memastikan tiket bertahan di Super League musim 2026/2027.

Secara hitung-hitungan, jika mengoleksi 37 poin, posisi PSM sudah tidak bisa lagi dikejar Persis Solo yang saat ini berada di peringkat 16 dengan 27 poin dari 31 laga.

Bahkan jika Persis menyapu bersih tiga pertandingan sisa, poin maksimal mereka hanya 36.

Dengan capaian tersebut, PSM minimal akan finis di peringkat 15 atau batas aman terakhir.

Meski masih ada Persijap Jepara dan Madura United yang berpotensi bersaing, fokus utama PSM adalah menjaga jarak dari Persis Solo.

Peluang mengunci tiket bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia bisa datang pada laga pekan ke-32, Sabtu (9/5/2026).

PSM dipastikan aman jika mampu mengalahkan Arema FC pada pertandingan yang digelar sore hari, apapun hasil laga Persis versus Persebaya. 

Kepastian lain, Persis Solo tumbang saat menghadapi Persebaya Surabaya di pertandingan Sabtu malam, meski PSM kalah dari Arema.

Jalannya Pertandingan

Laga antara PSM Makassar melawan Bhayangkara FC berlangsung sengit sejak menit awal.

Kedua tim saling melancarkan serangan dalam pertandingan yang diwarnai tempo tinggi.

Tim tamu langsung mengambil inisiatif dengan menekan pertahanan PSM.

Bahkan, saat laga baru berjalan dua menit, lini belakang Juku Eja sudah dipaksa bekerja keras menghadapi serangan yang berujung sepak pojok.

Namun, solidnya lini pertahanan PSM serta penampilan gemilang kiper Hilman Syah mampu meredam tekanan The Guardian.

PSM mencoba keluar dari tekanan dengan memaksimalkan lebar lapangan.

Kecepatan Rizky Eka di sisi sayap dan mobilitas Victor Luiz menjadi andalan dalam membangun serangan balik.

Peluang emas sempat tercipta melalui skema transisi cepat.

Umpan terukur Savio berhasil dimanfaatkan Victor Luiz untuk menembus sisi pertahanan lawan, namun umpan silangnya gagal dikonversi menjadi gol oleh Alex Tanque.

Tekanan terus dilancarkan PSM.

Sejumlah peluang kembali tercipta, termasuk sepakan keras Victor Luiz yang masih melambung, serta percobaan Rizky Eka dari luar kotak penalti yang mampu diamankan kiper Bhayangkara.

PSM akhirnya memecah kebuntuan di penghujung babak pertama.

Pada menit ke-47, Dusan Lagator sukses menyundul bola hasil sepak pojok Victor Luiz untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Namun keunggulan itu hanya bertahan dua menit.

Bhayangkara FC langsung merespons melalui situasi bola mati.

Sepakan bebas yang dilepaskan berhasil dimaksimalkan Bernard Doumbia menjadi gol penyeimbang, setelah bola sempat mengenai kepala Neto Soares.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan PSM tidak menurun. Akselerasi Rizky Eka kembali merepotkan lini belakang lawan, meski sejumlah peluang belum mampu dikonversi menjadi gol.

Melihat kebuntuan, asisten pelatih Ahmad Amiruddin melakukan perubahan strategi pada menit ke-62.

Ia memasukkan Victor Dethan dan Luka Cumic untuk menambah daya gedor, serta Akbar Tanjung di lini tengah.

Pergantian ini terbukti efektif.

PSM tampil lebih agresif dan mampu mengeksploitasi celah di lini belakang Bhayangkara.

Gol penentu akhirnya lahir pada menit ke-72.

Memanfaatkan serangan balik cepat, Luka Cumic melakukan aksi individu gemilang sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper lawan.

Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi PSM Makassar, sekaligus mengunci tiga poin penting dalam laga yang berlangsung tanpa penonton.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.