BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kesuksesan Satresnarkoba Polres Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mengungkap dan menyita hampir dua kilogram sabu, mendapat apresiasi khusus pemerintah daerah.
Sabu sebanyak itu merupakan hasil giat hanya kurun waktu dua bulan atau pada triwulan pertama 2026. Jumlah persisnya yaitu 1.808,52 gram.
Secara khusus Pemkab Tanahlaut memberikan apresiasi kepada Satresnarkoba Polres Tanahlaut.
Penghargaan bahkan diserahkan langsung oleh Bupati H Rahmat Trianto pada upacara peringatan Hardiknas dan Otda, Senin kemarin.
Baca juga: Gerak-geriknya Mencurigakan, Dua Pengedar Sabu di Alalak Diringkus Satresnarkoba Polres Batola
Di tengah kekhawatiran maraknya peredaran narkotika di Kalsel, capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kerja lapangan yang berdampak langsung bagi keamanan masyarakat.
Di sisi lain, kalangan masyarakat juga sangat bangga atas kesuksesan pengungkapan jaringan pengedar narkoba oleh Satresnarkoba di bawah koordinasi Iptu Muhammad Firmansyah Baso tersebut.
Pasalnya sejauh ini belum pernah ada pengungkapan kasus sabu yang berang buktinya mencapai satu kilogram.
Selain itu warga juga berharap langkah aparat tidak berhenti pada pengungkapan kasus semata. Pasalnya, peredaran narkoba dinilai masih mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan yang lebih masif.
“Penangkapan sudah bagus, tapi jaringan di bawahnya harus terus dibongkar. Jangan sampai muncul lagi pemain baru,” ujar Amirul Rahman, warga Pabahanan, Pelaihari, Selasa (5/5/2026).
Senada diutarakan Dina (35), warga Saranghalang. Ibu rumah tangga ini berharap aparat memperkuat pengawasan hingga ke desa-desa.
Menurutnya, edukasi dan pencegahan juga penting agar generasi muda tidak terjerumus.
“Harus lebih sering sosialisasi dan razia. Jangan kasih ruang untuk narkoba berkembang,” cetusnya.
Momentum penghargaan ini sekaligus menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memerangi narkotika.
Dengan capaian tersebut, publik menaruh harapan besar agar pemberantasan jaringan narkoba di Tanah Laut kian masif, terstruktur, dan berkelanjutan.
Penyerahan penghargaan tersebut turut disaksikan Kapolres Tanahlaut AKBP Ricky Boy Siallagan, forkopimda Tala, dan tamu undangan penting lainnya.
Bupati H Rahmat menegaskan keberhasilan pengungkapan kasus narkotika bukan sekadar angka, melainkan upaya menyelamatkan generasi muda dari ancaman serius.
Ia berharap capaian tersebut menjadi pemicu peningkatan kinerja aparat dalam menekan peredaran narkoba hingga ke akar jaringan.
“Ini bukan akhir, tetapi dorongan agar upaya pemberantasan semakin diperkuat dan menjangkau seluruh lapisan,” ujarnya.
Baca juga: Digerebek Polisi, Pria 49 Tahun Terbukti Miliki 8 Paket Sabu, Pemasok Dalam Penyelidikan
Kapolres AKBP Ricky menyebut penghargaan itu sebagai hasil kerja kolektif seluruh personel serta dukungan masyarakat. Ia menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan intensitas penindakan dan pencegahan.
“Ini menjadi motivasi kami untuk terus mempersempit ruang gerak pelaku dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)