Jakarta (ANTARA) - Banjir merendam ratusan rumah warga di kawasan Bojong Kavling, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. akibat hujan deras mengguyur wilayah Jakarta pada Senin (4/5) malam.
Hujan deras itu membuat aliran Kali Angke meluap, sehingga merendam permukiman warga di RT 12 dan RT 16 RW 04 Rawa Buaya.
Pantauan di lokasi pada Selasa pagi, ketinggian banjir mencapai 50 - 60 sentimeter (cm) atau setinggi paha orang dewasa.
Air banjir pun masuk hingga ke dalam rumah warga. Kondisi ini memaksa warga yang hendak beraktivitas pagi menerobos banjir.
Anak-anak sekolah terlihat digendong orang tuanya agar dapat keluar dari genangan air. Meski terdampak banjir, sebagian besar warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi air.
Sebagian lagi terlihat menempatkan kendaraan roda dua mereka ke tempat yang lebih tinggi guna menghindari kerusakan akibat mesin kemasukan air.
Seorang warga bernama Sunaryo mengaku banjir yang menggenangi permukiman tempat tinggalnya diakibatkan hujan deras sejak Senin (4/5) malam.
"Hujan deras semalam, Kali Angke naik (meluap)," kata Sunaryo.
Ia mengatakan, banjir dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa itu merendam dua wilayah RT, yakni RT 12 dan RT 16 RW 04 Rawa Buaya.
"Langganannya ya dua RT ini udah," ujarnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 115 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan, masih terendam banjir dengan ketinggian mulai dari 15 sentimeter (cm) hingga 2,4 meter.
"Penyebab curah hujan tinggi yang mengakibatkan Kali Krukut, Kali Grogol Mampang, Kali Angke, Kali Pesanggrahan, Kali Keuangan, Kali Mampang dan Kali Ciliwung meluap, sehingga merendam permukiman warga," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Marulitua Sijabat di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, data terakhir terdapat 115 RT dan empat ruas jalan di Jakarta Barat, Timur, dan Selatan yang masih terendam banjir hingga Selasa pagi.
Ia menjelaskan bahwa hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5) menyebabkan kenaikan tinggi muka air pada Pos Pesanggrahan (Siaga 3) pukul 16.00 WIB, Pintu Air Pasar Ikan (Siaga 2) pukul 19.00 WIB, Pos Depok (Siaga 3) pukul 17.00 WIB, Pos Angke Hulu (Siaga 3) pukul 17.00 WIB, Pos Angke Hulu (Siaga 2) pukul 18.00 WIB.
Kemudian do Pos Karet (Siaga 3) pukul 19.00 WIB, Pos Cipinang Hulu (Siaga 3) pukul 20.00 WIB, Pos Sunter Hulu (Siaga 3) pukul 20.00 WIB, Pos Angke Hulu (Siaga 1) pukul 20.00 WIB, sehingga menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta.





