TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persaingan papan bawah Super League Indonesia musim 2025/2026 kian memanas.
Setelah PSBS Biak dan Semen Padang dipastikan turun kasta, kini tersisa satu slot degradasi yang masih diperebutkan lima tim.
Kompetisi musim ini terbilang sangat ketat.
Baca juga: Langkah Berat Persis Solo Bertahan di Super League, Jadwal Neraka Lawan 3 Tim Kuat Kini Menanti
Bukan hanya perebutan gelar juara yang belum pasti, nasib tim di zona degradasi pun baru akan ditentukan hingga pekan-pekan terakhir.
Dengan sisa tiga hingga empat pertandingan, setiap poin menjadi sangat krusial.
Ada lima tim yang masih berjuang keluar dari jerat degradasi, yakni Persis Solo, Madura United, Persijap Jepara, PSM Makassar, dan Persik Kediri.
Dari kelima tim tersebut, Persis Solo berada dalam posisi paling rawan dengan koleksi 27 poin.
Sementara itu, Persik Kediri relatif lebih aman dengan 36 poin dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan bertahan di kasta tertinggi.
Baca juga: Milomir Seslija Kecewa Persis Solo Sempat Unggul Malah Kena Comeback Malut United, Beber Penyebabnya
Selisih poin yang tipis membuat persaingan semakin sengit:
Situasi ini membuka kemungkinan penentuan tim yang terdegradasi baru akan diketahui pada laga terakhir musim.
Sorotan tertuju pada Persis Solo yang berada di posisi paling kritis.
Tim berjuluk Laskar Sambernyawa ini masih menyisakan tiga pertandingan penting.
Dua laga kandang akan mempertemukan mereka dengan Persebaya Surabaya dan Dewa United, sementara satu laga tandang harus dijalani ke markas Persita Tangerang.
Berdasarkan rekor pertemuan (head to head), Persis diprediksi hanya mampu meraih tambahan dua poin:
Jika prediksi tersebut terjadi, Persis Solo hanya akan mengoleksi total 29 poin di akhir musim, jumlah yang belum tentu cukup untuk selamat dari degradasi.
Dengan selisih poin yang sangat tipis dan jadwal berat yang harus dihadapi, kelima tim dipastikan akan berjuang habis-habisan di sisa laga. Tekanan tinggi dan konsistensi performa akan menjadi penentu utama.
(*)