TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Fakfak, Nurwidayati Samaun Dahlan, memimpin gerakan penanaman Pala Tomandin Grafting di Komplek Rumah Dinas Bupati Fakfak, Selasa (5/5/2026).
“Gerakan penanaman Pala Tomandin Grafting di Rumah Negara ini menjadi bagian dari upaya memunculkan kembali identitas, budaya, dan kebanggaan masyarakat Fakfak sebagai daerah penghasil pala unggulan,” ujar Nurwidayati.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen terhadap budidaya pala sekaligus pelestarian lingkungan.
“Melalui pelibatan aktif ibu-ibu PKK yang bersinergi bersama Dinas Perkebunan Fakfak, gerakan ini menjadi penghijauan produktif berbasis komoditas lokal,” tambahnya.
kesempatan itu, Kasie Produksi Usaha Perkebunan, Imelda Hegemur, menyerahkan secara simbolis 10 bibit Pala Tomandin Grafting dan 6 bibit kelapa genjah entok untuk ditanam bersama Tim Gertak (Gerakan Tanam Kebun) dan jajaran PKK.
“Penanaman ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal membangun ruang hijau produktif yang mencerminkan jati diri Fakfak sebagai Kota Pala,” kata Imelda.
Baca juga: Sambut HUT ke-125 Fakfak, Disbun Gelar Lomba Foto Eksotika Pala Tomandin
Ia menjelaskan, Pala Tomandin Grafting merupakan inovasi budidaya berbasis rekayasa vegetatif yang menghasilkan tanaman dengan postur lebih pendek, mudah dipelihara, dan masa produktif lebih cepat.
"Jika pala konvensional membutuhkan waktu 7–10 tahun untuk berbuah, maka Pala Tomandin Grafting mampu berproduksi optimal hanya dalam 3,5 tahun," ujarnya.
Selain mempercepat masa tumbuh, inovasi ini juga meningkatkan daya tahan tanaman terhadap tekanan lingkungan, memperkuat adaptasi di berbagai kondisi lahan, serta meningkatkan kualitas hasil panen.
“Kami telah menyiapkan sekitar 500 bibit Pala Tomandin Grafting dan sejumlah kelapa genjah entok dari Kebumen, Jawa Tengah, untuk ditanam di pusat kota, taman, kawasan bandara, fasilitas publik, hingga pekarangan rumah masyarakat,” jelas Imelda.
Baca juga: TP PKK Fakfak Fokus Benahi Mindset Warga Soal Pentingnya Asupan Gizi Anak
Gerakan ini dinilai selaras dengan semangat Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD, Nurwidayati Samaun Dahlan, yang mendorong keterlibatan perempuan, keluarga, dan generasi muda dalam gerakan lingkungan produktif, edukatif, dan berkelanjutan.
Kehadiran ibu-ibu PKK disebut menjadi simbol bahwa pembangunan daerah dapat dimulai dari pekarangan rumah, dari keluarga, dan dari kesadaran kolektif menjaga warisan alam serta budaya lokal.
Gerakan penanaman ini juga merupakan kelanjutan dari suksesnya launching Tanam Pala Grafting pada momentum Hari Pendidikan Nasional ke-117 di SMAN 2 Fakfak.
Kini, gerakan tersebut meluas ke ruang publik, lingkungan keluarga, dan pusat aktivitas masyarakat.
“Menjadikan penanaman pala sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan Fakfak yang hijau, produktif, berbudaya, dan semakin dikenal sebagai Tanah Pala,” tutup Imelda.