Gaji Bisa Tembus Rp5,1 Miliar, Megawati Berpeluang Masuk Draft Kuota Asing Liga Voli Korea?
Sri Widya Rahma May 05, 2026 12:54 PM

TRIBUNGAYO.COM, SPORT - Liga Voli Korea musim 2026–2027 diproyeksikan mulai bergulir pada Oktober mendatang. 

Menjelang kompetisi, sejumlah klub papan atas mulai bergerak cepat menyusun kekuatan terbaik demi bersaing di musim baru.

Tim-tim besar seperti Red Sparks, Hyundai Hillstate, GS Caltex, hingga Pink Spiders kini tengah aktif memburu pemain papan atas untuk menutup celah dalam skuad mereka. 

Bahkan, sebagian besar klub sudah mengamankan pemain kuota Asia maupun mempertahankan legiun asing andalan mereka.

Seperti GS Caltex yang memilih mempertahankan opposite andalan mereka, Gyselle Silva untuk berkarir di musim keempatnya di Liga Voli Korea.

Langkah ini menegaskan keseriusan klub dalam menjaga stabilitas performa tim.

Baca juga: Liga Voli Korea 2026: Rekrut 2 Rekan Megawati dan Pemilik Jadi Ketua KOVO, Pink Spiders Mendominasi?

Di tengah panasnya bursa transfer pemain asing dan Asia, nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali mencuat. 

Pevoli asal Indonesia itu disebut-sebut masuk radar Hyundai Hillstate untuk mengisi slot draft kuota Asia.

Menariknya, hingga Selasa (5/5/2026), Hyundai Hillstate menjadi satu-satunya tim yang belum memastikan pemain untuk posisi kuota Asia. 

Sementara itu, klub-klub lain sudah lebih dulu bergerak. GS Caltex mengamankan Thanacha Sooksod (Thailand), Expressway Hi-Pass merekrut Mami Uchiseto (Jepang).

Kemudian, Red Sparks memilih Zhong Hui (China), dan Pink Spiders menggaet Jahstice Yauchi (Jepang), yang sebelumnya memperkuat Hyundai, serta Miwako Osanai (Jepang) direkrut IBK Altos.

Baca juga: Bukan Megawati Hangestri, Media Korea Ungkap Target Utama Hyundai Hillstate untuk Kuota Asia

Peluang di Kuota Asing Non-Asia

Selain peluang di kuota Asia, Megawati juga memiliki opsi lain yang tak kalah menarik, yakni mengikuti draft pemain asing non-Asia. 

Rencananya, seleksi atau tryout pemain asing akan digelar di Praha, Republik Ceko, pada 7 hingga 10 Mei 2026.

Jika Megawati memilih jalur ini, maka ia otomatis tidak akan masuk dalam draft kuota Asia. 

Namun, keputusan tersebut bisa membuka peluang lebih besar dari sisi finansial.

Baca juga: Agenda Megawati Hangestri Usai Mundur dari Pelatnas, Lanjut Bulan Madu dan Main di Korea Lagi?

Berdasarkan regulasi Federasi Voli Korea (KOVO), pemain kuota Asia sebelumnya menerima bayaran sekitar USD150 ribu (sekitar Rp2,5 miliar) pada musim pertama, dan dapat meningkat menjadi USD170 ribu (sekitar Rp2,8 miliar) di musim berikutnya.

Sebaliknya, pemain asing non-Asia memiliki potensi pendapatan yang jauh lebih besar, yakni mencapai USD300 ribu atau setara Rp5,1 miliar per musim.

Dengan dua opsi terbuka lebar, keputusan Megawati akan sangat menentukan arah kariernya di Liga Voli Korea musim depan. 

Apakah tetap di jalur kuota Asia, atau mencoba peruntungan di level yang lebih kompetitif dengan bayaran lebih tinggi. (*)

Baca juga: Tiba-tiba Nama Megawati Hilang dari Roster Hyundai Hillstate, Batal ke Liga Voli Korea 2026?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.