Berangkat di Usia 95 Tahun, Ode Unga jadi Jemaah Calon Haji 2026 Tertua di Maluku
Mesya Marasabessy May 05, 2026 01:06 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Ode Unga tercatat berusia 95 tahun dan menjadi salah satu jemaah calon haji tertua tahun 2026 di Provinsi Maluku asal Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Hal itu disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten SBT, Ismail Rumwokas, saat acara pelepasan jemaah calon haji di Aula Pandopo Bupati SBT, Selasa (5/5/2026).

"Jemaah Calon Haji Seram
Bagian Timur berdasarkan Usia tertua yakni 95 tahun adalah Bapak Ode Unga, termasuk calon jamaah haji tertua di provinsi Maluku," jelasnya. 

Dijelaskan, jemaah calon haji asal Kabupaten SBT tahun 2026 didominasi lanjut usia (lansia).

Dari total sembilan jamaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, tujuh di antaranya masuk kategori lansia dengan risiko tinggi.

Rumwokas menjelaskan, sembilan jemaah calon haji asal SBT terdiri dari dua orang asal Kecamatan Seram Timur, satu orang dari Kecamatan Gorom Timur, dan enam orang dari Kecamatan Bula.

Baca juga: Lepas 9 Calon Jemaah Haji 2026, Wabup SBT: Sebut Daerah Kita Ditempat Mustajab

Baca juga: Cuaca di Madinah Panas Menyengat Jelang Ibadah Haji, Suhu Capai 42 Derajat Celcius

Dari jumlah tersebut, dua jamaah merupakan laki-laki dan tujuh lainnya perempuan.

Ia menambahkan, pemerintah telah melaksanakan pembinaan manasik haji sebanyak enam kali. 

Terdiri dari empat kali tingkat kecamatan dan dua kali tingkat kabupaten.

Selain itu, seluruh jemaah juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

“Alhamdulillah sampai hari ini seluruh jamaah dalam keadaan sehat wal afiat,” ujarnya.

Sesuai jadwal, para jemaah akan diberangkatkan dari Bandara Kufar menuju Ambon menggunakan pesawat Trigana Air sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar dan Jeddah.

Lebih lanjut dijelaskan, sembilan jemaah calon haji asal SBT merupakan orang-orang terpilih yang mendapat panggilan Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Menurutnya, meski jumlah jamaah asal SBT tergolong sedikit, para jemaah nantinya akan bertemu jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia di Tanah Suci.

Karena itu, ia meminta seluruh jamaah menjaga kesehatan, niat yang ikhlas, serta mengikuti seluruh tuntunan ibadah dengan baik.

“Kami berharap selama berada di Tanah Suci nanti bapak ibu dapat menjaga niat yang ikhlas, menjaga kesehatan, serta selalu mengikuti petunjuk-petunjuk ibadah yang telah diajarkan Rasulullah SAW,” tutupnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.