TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kabupaten Pasuruan menggandeng Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dan Dewan Pesantren untuk menyiapkan bimbingan teknis (bimtek) serta sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pondok pesantren.
Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan akhir april kemarin.
Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas pembangunan pesantren agar lebih aman, terencana, dan sesuai standar keselamatan kerja.
Baca juga: Dewan Apresiasi Kebijakan Inklusif Pemkab Pasuruan untuk Pengisian Jabatan Kepala Puskesmas
Kepala Dinas SDA BMBK Kabupaten Pasuruan Sarinah Rostief menegaskan, program ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko konstruksi, khususnya di lingkungan pondok pesantren.
Menurutnya, pembekalan terkait Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) penting dilakukan agar proses pembangunan tidak menimbulkan potensi bahaya bagi pekerja maupun lingkungan sekitar.
“Berdasarkan kejadian tahun lalu, ada bangunan pondok di Sidoarjo yang ambruk saat proses pembangunan. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Karena itu, pondok pesantren perlu dibekali pemahaman SMK3,” jelasnya, Selasa (5/5/2026).
Baca juga: Jawab Masalah Permodalan UMKM, Pemkab Pasuruan Gandeng PIP Berikan Solusi
Ia menambahkan, melalui bimtek dan sertifikasi tersebut, para pengelola pembangunan di pesantren diharapkan mampu memahami tahapan konstruksi yang aman, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.
Sementara itu, Ketua PII Kabupaten Pasuruan Hari Santoso menyampaikan, pihaknya siap berkontribusi melalui program pengabdian masyarakat.
Para insinyur, kata dia, akan terlibat langsung dalam memberikan sosialisasi hingga melakukan audit bangunan gedung.
“PII akan membantu melalui keahlian profesi, mulai dari sosialisasi sampai pendampingan teknis di lapangan. Ini bagian dari pengabdian agar pembangunan berjalan sesuai standar dan lebih aman,” ujarnya.
Baca juga: Harmoni Tripartit Terjaga, May Day Pasuruan Dirayakan Lewat Fun Walk Bersama
Menurutnya, Dewan Pesantren menyambut baik rencana tersebut. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pembangunan di lingkungan pesantren yang selama ini banyak dilakukan secara swadaya.
Ke depan, program ini akan ditindaklanjuti dengan mengundang pondok pesantren di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan untuk mengirimkan perwakilan mengikuti bimtek dan sertifikasi K3. PII juga akan turut mendampingi saat implementasi di lapangan.