TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tawuran antarpelajar dilaporkan terjadi di area dekat Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (5/5/2026) siang.
Para pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Tunjung, Umbulharjo, Kota Yogyakarta itu membawa sejumlah senjata tajam (sajam), semisal sabuk gir dan alat lainnya.
Hal itu disampaikan saksi mata bernama Yono, yang menyaksikan detik-detik rombongan pelajar saling kejar di Jalan Tunjung, tepatnya samping Stadion Mandala Krida.
Berdasarkan kesaksiannya, rombongan pelajar datang sekitar 20 kendaraan lebih dari arah selatan sekitar jam 10.15 WIB.
Mereka diduga hendak menyerang pelajar SMA swasta yang berara di Jalan Tunjung, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
“Mereka datang dari arah Selatan, ada yang bawa sabuk sama gir. Kebetulan di sini (SMA swasta) pas jam istirahat, terus ketemu tadi ada yang tertangkap satu atau dua orang,” ujar Yono, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (5/5/2026).
Yono mengatakan beberapa dari mereka sempat ada yang kabur sembari berteriak.
Mereka diduga sudah merencanakan tawuran tersebut.
Para pelajar yang terlibat juga disebutkan Yono mengenakan seragam SMA yang dipenuhi coret-coretan.
“Ada banyak itu 25 motor ada, mereka pakai seragam coret-coretan,” ungkap Yono yang berjualan lontong tahu di lokasi kejadian.
Baca juga: Belasan Anak Korban Little Aresha Daycare Alami Gangguan Perkembangan, Ini Rinciannya
Berdasarkan video yang beredar, terlihat para pelajar yang terlibat tawuran tampak berlarian sembari berteriak.
Mereka kemudian berkerumun dan kembali berteriak seolah mengincar lawannya.
Pihak kepolisian saat dimintai keterangan membenarkan peristiwa tersebut.
Saat ini aparat kepolisian dari Polsek Gondokusuman dan Umbulharjo telah melakukan pengamanan.
“Benar, telah terjadi (tawuran) sudah ditangani Polsek Gondokusukan dan Umbulharjo,” kata Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani HS, saat dikonfirmasi, Selasa siang.
Terkait kronologi peristiwa itu, pihak kepolisian masih mendalami dan memeriksa beberapa saksi.
“Untuk data kronologis masih dalam proses,” jelasnya. (*)